Senin, 02/06/2014

Kemenpera Minta Perusahaan Salurkan CSR Bedah Rumah

-jktproperty.com
Share on: 1399 Views
Kemenpera Minta Perusahaan Salurkan CSR Bedah Rumah
Foto: bpdbali.co.id
Kemenpera meminta perusahaan di Indonesia yang memiliki program CSR menyalurkan dananya untuk kegiatan bedah rumah.

JAKARTA, jktproperty.com – Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) meminta perusahaan di Indonesia yang memiliki program tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR) menyalurkan dananya untuk kegiatan bedah rumah untuk masyarakat, mengingat hingga kini pemerintah masih memiliki keterbatasan anggaran di sektor perumahan sehingga upaya untuk membantu masyarakat masih belum optimal.

“Kami sangat mengharapkan bantuan serta dukungan dari berbagai perusahaan di Indonesia untuk menyalurkan dana CSR-nya ke program bedah rumah masyarakat,” kata Jamil Ansari, Deputi Bidang Perumahan Swadaya Kemenpera, saat membuka kegiatan diskusi terbatas “Menjaring dan Memperkuat Kemitraan Antara Deputi Bidang Perumahan Swadaya dengan Stakeholder” di Hotel Ambhara, Jakarta.

Diskusi tersebut dihadiri sejumlah perwakilan dari berbagai perusahaan a.l. PT Freeport, PT BRI Persero, PT Antam Persero, PT Astra International, Rajawali Asia Resources, PT Pertamina, PT Holcim, Buddha Tzu Chi, Habitat for Humanity, PT Total, PT Sinar Mas Land, PT. BNI, dan Medco Power Indonesia.

Lebih lanjut Jamil mengatakan saat ini jumlah rumah tidak layak huni (RTLH) di Indonesia mencapai angka lebih dari 7,9 juta unit dan diperkirakan akan terus meningkat setiap tahunnya apabila tidak ditangani secara serius. Untuk itu diperlukan kerjasama dari masyarakat, badan usaha dan pemerintah untuk mengatasinya. Adanya bantuan dana CSR tersebut selain bisa membantu meningkatkan kualitas rumah masyarakat miskin di sekitar perusahaan lebih layak huni juga dapat menciptakan lingkungan yang asri dan nyaman.

“Salah satu upaya Kemenpera untuk mensukseskan program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya atau bedah rumah adalah mengubah paradigma pembangunan rumah dengan memberdayakan masyarakat secara gotong royong untuk membangun rumah yang layak huni,” ungkap Jamil.

Jamil Ansari menambahkan, saat ini sudah banyak perusahaan yang memiliki kepedulian kepada masyarakat sekitar dengan melaksanakan program CSR bedah rumah yang dilaksanakan oleh mereka sendiri maupun bermitra dengan Kemenpera. Program bantuan perumahan memiliki nilai yang berbeda-beda, dari jutaan hingga ada yang lebih dari 60 juta per unitnya. (EKA)