Kamis, 27/04/2017

Jokowi Resmikan Pembangunan Rusunami Buruh DP 1% di Serpong

-jktproperty.com
Share on: 6263 Views
Jokowi Resmikan Pembangunan Rusunami Buruh DP 1% di Serpong
Foto: Setkab.go.id
Presiden Jokowi meresmikan pembangunan Rusunami Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) di Urbantown-Lifvilles Serpong, Tangerang Selatan, Banten, Kamis (27/4).
TANGERANG, jktproperty.com – PT  PP  Urban melakukan groundbreaking pembangunan  6.000  unit  Rumah  Susun  Sederhana  Milik  (Rusunami)  di  Tangerang  Selatan. Acara  yang ditandai  dengan  penekanan  tombol  sirene  tersebut  diresmikan  secara  langsung  oleh  Presiden  Republik Indonesia  Joko  Widodo.
Acara tersebut dihadiri oleh  Menteri  Ketenagakerjaan  Muhammad  Hanif  Dhakhiri,  Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Komisaris Utama  Perseroan  Andi  Gani  Nena  Wea,  Direktur  Utama  Perseroan  Tumiyana,  Direktur  Utama  BPJS  Agus Susanto  dan  Direktur  PT Bank  Tabungan  Negara  (Persero)  Tbk  (BTN).
Jokowi mengatakan di kawasan ini akan dibangun proyek rusunami dengan 9.000 unit hunian. Dari jumlah tersebut, 6.000 unit dialokasikan untuk hunian para pekerja atau buruh. “Yang akan dibangun 9.000 unit. Tapi yang akan ditawarkan untuk pekerja untuk buruh adalah 6.000 unit. Saya tanya Pak Andi Gani (Komisaris Utama PP) harganya berapa? Rp 293 juta. DP nya berapa?,” kata Jokowi.
Jokowi menambahkan uang pangkal atau DP (Down Payment) yang harus disediakan bagi para pekerja/buruh yang ingin menempati hunian ini cukup terjangkau. Hanya 1 persen dari harga jual unit.
Direktur Utama PT  PP Tumiyana mengatakan Pelaksanaan  groundbreaking  pembangunan  6.000  unit  rusunami  dilaksanakan  untuk  mendukung  program penyediaan  hunian  terjangkau  bagi  para  pekerja  dan  Masyarakat  Berpenghasilan  Rendah  (MBR)  serta dalam  rangka  memperingati  Hari  Buruh  Internasional  2017.
Perseroan  melalui  PP  Urban  juga  berupaya untuk  mengatasi  backlog  perumahan  yang  terjadi  di  Indonesia  saat  ini.  Pembangunan  Rusunami  diberi nama  kawasan  PP  Urban  [email protected]  yang  dikhususkan  untuk  para  pekerja  di  daerah  Serpong, Tangerang  Selatan,  Banten.
Pembangunan  proyek  rusunami  ini  akan  dilaksanakan  di  atas  lahan  yang bekerjasama  dengan  PT  Ruragraha  (Bukit  Sarua  Developmen).  “Pembangunan  rusunami  untuk  MBR  ini diharapkan  dapat  membantu  pekerja  di  sekitar  wilayah  Serpong  untuk  mendapatkan  perumahan  yang layak  huni  dengan  harga  yang  terjangkau”,  ujarnya.
PP  Urban  selaku  anak  usaha  Perseroan  dipercaya  memiliki  reputasi  yang  baik  dalam  bidang  pelaksanaan konstruksi  dan  mampu  menyelesaikan  proyek  tersebut  sesuai  rencana  dan  dengan  kualitas  yang  terbaik.
Dalam  pelaksanaan  pembangunan,  PP  Urban  menerapkan  improvisasi  dan  teknologi  pada  struktur bangunan  menggunakan  metode  precast  dengan  konsep  Mass  Production  yang  bekerja  sama  dengan Hanwha  Engineering  &  Construction  dari  Korea  Selatan.
Dengan  metode  precast  dan mass  production  ini, dapat  membantu  dalam  percepatan  pembangunan  sehingga  produksi  penyediaan  rusunami  dapat  segera terselesaikan.
Komisaris  Utama  PP Andi Gani Nena Wea menuturkan lawasan  PP  Urban  [email protected]  berdiri  di  atas  lahan  seluas  8,5 hektsre  memiliki  konsep  Mix  Used Development  yang  terdiri  dari  11 tower  apartment  yang  dikombinasikan  dengan  office  dan  mall development  yang  bisa  memenuhi  kebutuhan  masyarakat  di  kawasan  tersebut.
“9 tower apartemen  di antaranya  terdiri  dari  6.000  unit  khusus  untuk  pekerja  dan  masyarakat  berpenghasilan  rendah yang  dapat  menampung  populasi  sekitar  18.000  jiwa.  Luas  unitnya  adalah  30  m2  yang  terdiri  dari  2 kamar  tidur,  1 kamar  mandi,  dapur  dan  ruang  keluarva dengan  harga  8,4  juta/m2  atau  sekitar  294 juta,” tuturnya.
PP  Urban  [email protected]  dilengkapi  dengan  fasilitas  umum  dan  sosial  seperti  penitipan  anak  para pekerja,  playground,  play  group,  ruang  publik  serta  fasilitas  penunjang  keseharian  lainnya.
Rusunami Urban  [email protected]  merupakan  kawasan  hunian  strategis  karena  hanya  berjarak  1,5  KM  dari  pintu gerbang  tol  BSD  dan  1,5  KM  dari  stasiun  kereta  api  sudimara.  Hal  ini  berbeda  dengan  lokasi  rumah  susun murah  lainnya  yang  selama  ini  berlokasi  di  pinggir  kota.
Untuk  memastikan  tepat  sasaran  kepada  peserta JHT,  penjualan  unit  rusunami  akan  bekerjasama  dengan  BPJS  Ketenagakerjaan  dan  beberapa  bank pemerintah.
Pembiayaan  bagi  pengadaan  perumahan  ditunjang  dari  dana  JHT  BPJS  Ketenagakerjaan untuk  bantuan  uang  muka  sedangkan  untuk  proses  kredit dapat dilakukan  melalui  BTN. (EKA)