Kamis, 09/02/2012

Jelang APEC 2013 Pembangunan Hotel di Bali Marak

-jktproperty.com
Share on: 609 Views
Jelang APEC 2013 Pembangunan Hotel di Bali Marak

JAKARTA: Akan diselenggarakannya event Asia Pacific Economic Cooperation (APEC) 2013 dan terus meningkatnya jumlah kunungan wisatawan domestik dan asing ke Bali mendorong pengembang terus melakukan pembangunan hotel dan resor di Pulau Bali.

Riset Knight Frank mengungkapkan pasokan hotel di Bali pada periode 2010-2011 tumbuh 10% dengan penambahan kamar hotel sebanyak 1.850 kamar, dimana hotel bintang lima masih mendominasi pangsa pasar, yakni sebesar 48% [10.099 kamar hotel].

Dari jumlah itu, Kuta merupakan daerah dengan jumlah kamar terbanyak untuk hotel bintang 3 dan 4 atau masing-masing sebanyak 2.450 kamar dan 3.119 kamar. Sedangkan kawasan Nusa Dua membukukan jumlah kamar terbanyak untuk hotel bintang 5, yakni 3.367 kamar. Sementara itu, kawasan lainnya seperti Sanur, Tanjung Benoa, Seminyak, Jimbaran dan Ubud juga menunjukkan dominasi pasokan hotel terutama untuk hotel bintang 5.

Mengenai tarif kamar hotel sepanjang 2011, Knight Frank mencatat dalam US dolar rata-rata hotel bintang 3, 4 dan 5 mencapai US$112,21 atau sekira Rp1,1 juta dengan kurs Rp9.043 per US dolar) atau tumbuh sekira 8,5% jika dibandingkan dengan tahun 2010. Dengan okupansi tertinggi jika dibandingkan dengan hotel berbintang lainnya, tarif kamar rata-rata untuk hotel bintang lima mencatat pertumbuhan terbesar sekira 11,9% dibandingkan periode yang sama 2010.

Menjelang APEC 2013, diperkirakan akan ada tambahan pasokan hotel baru sebanyak 7.109 kamar dari total 41 proyek yang saat ini sedang dibangun di Bali. Dari jumlah itu, 4.508 kamar atau sekira 63,4% dari total pasokan baru tersebut menurut rencana akan mulai beroperasi 2012 ini. Hotel bintang 5 mengambil porsi terbesar sekira 36% diikuti bintang 4 dan 3 masing-masing 32% dan 31% untuk pasokan baru pada 2012. Secara keseluruhan, hotel berbintang 4 tercatat masih mendominasi pangsa pasar pasokan baru, yakni sebesar 41,1% diikuti bintang 3 dan 5 masing-masing 31% dan 27,8%.

Dari total pasok hotel yang akan masuk ke pasar Bali 2012-2013, Kuta tetap mencatat jumlah pasokan baru terbanyak dengan 1.542 kamar, umumnya didominasi hotel bintang 3, dengan porsi 48,8%. Daerah Nusa Dua masih didominasi hotel bintang 5 atau 66,1% dari total rencana pasokan atau sebanyak 1.033 kamar. Sementara hotel bintang 4 di daerah Sanur dan Legian mendominasi pasokan baru sebesar masing-masing 725 kamar dan 326 kamar. (JR)