Sabtu, 09/08/2014

Jakarta Garden City Launch Rukan Seharga Rp3 Miliaran

-jktproperty.com
Share on: 605 Views
Jakarta Garden City <em>Launch</em> Rukan Seharga Rp3 Miliaran
Artist Impression: Rukan The Walk.
RUMAH KANTOR: PT Mitra Sindo Sukses menawarkan rumah kantor (rukan) The Walk dengan unit terbatas, yakni hanya sebanyak 43 unit saja. Setiap unitnya terdiri dari tiga lantai, berukuran 7,5 meter x 14,5 meter yang dipasarkan dengan harga mulai dari Rp3,3 miliar.

JAKARTA, jktproperty.com – PT Mitra Sindo Sukses–anak usaha PT Modernland Realty Tbk.–me-launch proyek rumah kantornya (rukan) yang diberi nama The Walk di megaproyek Jakarta Garden City, Jakarta Timur, dengan kisaran harga Rp3 miliaran.

Menurut Andy K. Natanael, Presdir PT Mitra Sindo Sukses, unit rukan di The Walk yang ditawarkan pengembang sangat terbatas, yakni hanya 43 unit. Setiap unit terdiri dari tiga lantai, berukuran 7,5 x 14,5 m. “Harganya mulai dari Rp3,3 miliar. Desain rukannya modern klasik dan sentuhan art deco,” katanya.

Menurut dia The Walk ini dibangun di atas lahan seluas 9,2 hektar dengan total investasi Rp148 miliar. The Walk berada di ruas jalan boulevard Jakarta Garden City dan memiliki akses langsung ke Jalan Bekasi Raya. Selain itu, posisi rukan berada di sebelah kiri jalan masuk ke Jakarta Garden City atau arah pulang para penghuni, sehingga jam buka rukan bisa lebih malam.

Mengenai pembeli, dia mengatakan sebagian besar berasal dari warga Kelapa Gading. “Sebab jaraknya ke Kelapa Gading sangat dekat, sedangkan harganya jauh lebih murah.”

Dia lebih lanjut mengatakan animo masyarakat terhadap ruang komersial di Jakarta Garden City masih sangat tinggi. Hal itu seiring dengan semakin bertambahnya penghuni perumahan Jakarta Garden City. Saat ini rasio jumlah hunian dengan ruang komersial (ruko/rukan) di perumahan Jakarta Garden City masih sangatlah realistis untuk bertambah.

Total ruko di Jakarta Garden City saat ini baru berjumlah 148 unit, sementara Jakarta Garden City sudah dihuni sebanyak lebih dari 1.100 KK. Jumlah tersebut dalam waktu dekat akan bertambah lebih dari 200 KK yang akan menghuni rumah di sejumlah klaster yang sold out sepanjang 2013 – 2014. “Karena kebutuhannya masih tinggi kami akan terus membangun ruang komersial di perumahan Jakarta Garden City. Dan pasti pelaku usaha begitu berminat memiliki tempat usaha di Jakarta Garden City karena potensi marketnya sangat besar sehingga ruang komersial di Jakarta Garden City pasti akan sangat menguntungkan jika dijadikan tempat usaha,” katanya.

PT Mitra Sindo Sukses menawarkan rukan The Walk dengan unit terbatas, yakni hanya sebanyak 43 unit saja. Setiap unitnya terdiri dari tiga lantai, berukuran 7,5 x 14,5 m yang dipasarkan dengan harga mulai dari Rp 3,3 miliar. Dengan jarak ketinggian lantai ke plafon setinggi 4,4 meter dan mengusung desain bangunan moderen classic dengan sentuhan art deco, membuat kesan mewah dan eksklusif. Bagi para pembeli, tersedia cara pembayaran berupa tunai keras, tunai bertahap sebanyak 12 kali cicilan, atau menggunakan KPR.

Jakarta Garden City, demikian Andy, merupakan kawasan menjanjikan yang terus tumbuh dengan elegan sehingga bagi pembeli yang memilih properti sebagai salah satu wahana investasi, harga properti di Jakarta Garden City masih reasonable dan marketable untuk dibeli. Mengapa? Saat ini harga kaveling residensial di Jakarta Garden City masih berkisar Rp8 juta-Rp9 juta per m2 dan kaveling komersil Rp12 juta per m2.

Dalam kurun waktu dua hingga tiga tahun mendatang diproyeksikan bakal naik 100 persen menjadi sektar Rp18 juta per m2, bahkan lebih. Menurut Andy, asumsi perhitungannya adalah harga tanah di Kelapa Gading sudah mencapai Rp20 juta per m2 ditambah harga tanah di perumahan besar di Bekasi yang lokasinya tidak jauh dari Jakarta Garden City sebesar Rp10 juta per m2.

Bila kedua harga tersebut ditarik rata-ratanya, hasilnya menjadi Rp15 juta. Karena Jakarta Garden City berada di antara Kelapa Gading dan perumahan besar di Bekasi, dengan harga tanah yang saat ini masih reasonable dikisaran Rp8 juta-Rp9 juta, maka, “Jakarta Garden City bisa disebut sebagai Sun Rise Property di Jakarta Timur bahkan di seantero kawasan ibu kota lainnya. Saya optimistis dalam kurun waktu 2-3 tahun lagi harga kaveling residensial di sini sudah menjadi Rp18 jutaan per m2,” katanya.

Faktor Pendukung

Andy mengatakan ada beberapa faktor pendukung lain yang menjadikan Jakarta Garden City sebagai “Sun Rise Property”. Pertama, lahan untuk komersial dan pengembangan central business district (CBD) masih cukup luas (70 hektar). Sekarang di area komersial ini sudah ada pasar modern, komplek ruko Shopping Arcade, dan lainnya. Sejalan dengan jumlah penghuni yang makin bertambah, AEON Mall dari Jepang akan segera memulai pembangunan mal seluas 210.000 m2 di area seluas 8,5 hektar. Direncanakan pada akhir 2015 atau paling lama awal 2016, AEON Mall sudah siap beroperasi. Setelah AEON Mall masuk, sejumlah investor dari berbagai negara juga sudah menyatakan keseriusannya untuk mengembangkan usaha di kaveling-kaveling komersial di kawasan CBD. Jika AEON Mal sudah buka dan jalan tol Cakung-Tanjung Priok sudah beroperasi, maka harga rumah dan ruko di Jakarta Garden City diprediksi langsung melesat.

Kedua, sarana pendidikannya juga akan ditambah minimal satu sekolah lagi. Salah satu perguruan tinggi terkemuka di ibu kota juga akan hadir di Jakarta Garden City sehingga putra-putri penghuni lulusan Sekolah Global Mandiri (TK-SMU) yang sudah ada ditambah satu sekolah unggulan lain, tidak perlu harus jauh-jauh melanjutkan pendidikannya ke jenjang perguruan tinggi.

Ketiga, lokasi Jakarta Garden City akan makin mudah diakses setelah tol JORR Cakung tersambung dengan tol dalam kota di Tanjung Priok. Pemprov DKI Jakarta dan PT Jasa Marga menjanjikan di pengujung tahun 2014 ini tol JORR Cakung-Tanjung Priok sudah siap beroperasi. Dengan adanya akses tol baru ini, ke depan warga Jakarta Garden City yang sehari-hari beraktifitas di kawasan Kelapa Gading, Kemayoran, Mangga Dua, Kota, Pluit, dan Grogol, atau jika akan berpergian ke bandara Soekarno-Hatta juga akan semakin mudah. Bahkan saat ini pun telah tersedia akses langsung menuju jalan Bekasi Raya, sehingga Jakarta Garden City sangat mudah dicapai dari seluruh penjuru.

Keempat, pihak pengembang terus berkomitmen menjadikan Jakarta Garden City sebagai lokasi hunian yang nyaman. Semua jalan, baik jalan lingkungan maupun boulevard utama dibuat serba lebar, ROW 8-25 m berstandar internasional. Di setiap persimpangan jalan tersedia semacam coakan agar kendaraan yang hendak berbelok ke kiri, berbelok ke kanan, atau memutar, tidak mengganggu kenyamanan kendaraan yang ada di belakang atau di sampingnya. “Jalan di Jakarta Garden City adalah satu-satunya jalan di perumahan yang memenuhi standar international road,” terang Andy. (LEO)