Senin, 30/03/2015

Investasi Rp500 Miliar Megakarya Bangun Cinere Resort

-jktproperty.com
Share on: 1488 Views
Investasi Rp500 Miliar Megakarya Bangun Cinere Resort
Cinere Resort
Cinere Resort menawarkan beberapa tipe hunian, mulai tipe studio (16,5 m2 – 19 m2) yang dipasarkan dengan harga Rp220 juta hingga Rp280 juta, serta tipe dua kamar tidur (26,63 m2 – 38 m2) seharga Rp330 juta hingga Rp500 jutaan.

JAKARTA, jktproperty.com – Megakarya Group menginvestasikan dana sedikitnya Rp500 miliar untuk pembangunan apartemen Cinere Resort yang berlokasi di atas lahan seluas 1,3 hektar di Jl. Raya Gandul, Cinere, Depok.

Marketing Director Megakarya Group Ahmad Siddiq mengatakan Cinere merupakan kawasan hunian yang masih potensial untuk dikembangkan. “Lokasi apartemen ini tidak jauh dari koridor perkantoran TB Simatupang serta rencana pembangunan jalan tol JORR 2 dan Depok-Antasari. Ini membuat Cinere masih terus diincar konsumen properti,” ujarnya akhir pekan lalu.

Menurut dia, sejak dipasarkan akhir Februari 2015 lalu, Cinere Resort mendapat respon positif dari konsumen. Hal ini dibuktikan dengan jumlah penjualan unit yang melampaui target (315 unit) dari Nomor Urut Pemesanan (NUP) sebanyak 300 unit pada penawaran tahap pertama. “Penjualan di awal ini yang membuat kami makin optimistis bahwa kawasan ini memang masih sangat potensial dikembangkan. Di sini kami menginvestasikan modal sedikitgnya Rp500 miliar.”

Cinere Resort menawarkan beberapa tipe hunian, mulai tipe studio (16,5 m2 – 19 m2) yang dipasarkan dengan harga Rp220 juta hingga Rp280 juta, serta tipe dua kamar tidur (26,63 m2 – 38 m2) seharga Rp330 juta hingga Rp500 jutaan. Cinere Resort direncanakan memiliki 2.500 unit yang dikembangkan dua dalam dua blok. Blok pertama yang berbentuk huruf U—terdiri dari dua tower tipikal: Senggigi dan Kintamani—akan memiliki 1.300 unit. Sementara, blok kedua akan memiliki 1.200 unit apartemen.

Menara setinggi 23 lantai ini memiliki area publik di lantai 19. Selain terdapat lounge, retail shop, dan taman, di lantai ini juga dilengkapi baby day care, dimana pasangan orangtua bisa menitipkan anak saat mereka bekerja. “Di lantai 19 terdapat 28 unit serviced apartment yang bisa digunakan keluarga para penghuni apartemen yang berkunjung,” kata Siddiq.

Sementara di lantai bawah, lanjut dia, akan digunakan sebagai area komersial yang dikelola pengembang. Hal ini dilakukan agar pengembang dapat mengatur tenant yang berniaga di lokasi tersebut. (PIT)