Rabu, 08/10/2014

Investasi Real Estate Global Tembus Rp9.684 Triliun

-jktproperty.com
Share on: Facebook 806 Views
Investasi Real Estate Global Tembus Rp9.684 Triliun
INVESTASI GLOBAL: Cushman & Wakefield belum pekan ini mengeluarkan laporan terkait pertumbuhan investasi real estate di pasar properti global yang menembus angka Rp9.684 triliun. Pasar properti global tersebut diwakili oleh 25 negara yang menjadi pasar properti top di dunia.

JAKARTA, jktproperty.com – Cushman & Wakefield belum pekan ini mengeluarkan laporan terkait pertumbuhan investasi real estate di pasar properti global yang menembus angka Rp9.684 triliun. Pasar properti global tersebut diwakili oleh 25 negara yang menjadi pasar properti top di dunia.

Seperti dikutip dari laman worldpropertychannel.com yang kini berubah menjadi worldpropertyjournal.com, konsultan properti itu melaporkan selama setahun belakangan pasar investasi real estat global mencatatkan hasil yang positif. Hal itu ditandai dengan meningkatnya volume investasi real estat global sebesar 17,2% menjadi US$788 miliar atau menembus angka Rp9.684 triliun (dengan kurs Rp12.290 per 1 US$).

Kota New York, tercatat sebagai pemimpin pasar investasi real estat terbesar di dunia mencatatkan volume investasi sebesar US$55,4 miliar selama kuartal II-2014 atau sama dengan 7% dari total investasi real estate global. Setelah New York, London mencatatkan volume investasi sebesar US$47,3 miliar. Di posisi ketiga adalah Tokyo dengan volume investasi sebesar US$35,5 miliar dan Los Angeles dengan USD33,1 miliar. Sementara posisi terakhir adalah San Fransisco sebesar USD23,8 miliar.

Menurut CEO Internasional Cushman & Wakefield Carlo Barel di Sant’Albano, negara di dunia terus bersaing, tumbuh, dan nantinya akan mendatangkan lebih banyak pemenang global baru. “Namun kota-kota inti akan tetap menjadi fokus para investor. Hal itu dikarenakan meningkatnya kepercayaan dan ketersediaan modal dan kurangnya pasokan di kota-kota inti tersebut,” katanya.

Transaksi Properti

Sebelumnya, Jones Lang LaSalle (JLL) mengungkapkan volume transaksi properti global selama semester I-2014 menembus angka Rp3.449 triliun atau mengalami kenaikan 27% dibandingkan periode yang sama 2013 lalu.

Menurut Arthur de Haast, Lead Director International Capital Group JLL dalam keterangan tertulisnya, volume transaksi real estat dunia sudah mencapai angka USD294 miliar atau Rp3.449 triliun (kurs Rp11.733 per USD), atau naik 27% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

“Kenaikan itu dipengaruhi kinerja pasar Amerika Serikat (AS) dan Eropa yang sangat kuat. “Pasar investasi properti komersial dunia saat ini terus meningkat, didorong dengan membaiknya perekonomian dan fundamental kerja,” katanya.

Menurut dia, Amerika mencatatkan pertumbuhan terbesar dalam transaksi real estatnya pada semester pertama 2014, yakni naik 43% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Untuk negara yang menjadi pendorong transaksi terbesar di benua Amerika adalah AS, disusul Meksiko dan Brasil. Sementara itu, untuk benua Eropa transaksi properti real estatnya pada semester pertama tumbuh 34% lebih tinggi dibanding tahun lalu.

Sementara pada kuartal kedua 2014, transaksi properti real estatnya melejit 50% lebih tinggi dibanding tahun lalu. Peningkatan transaksi properti ini merata di semua wilayah Eropa. Negara utama pendorong transaksi terbesar di Eropa adalah Inggris, Perancis dan Jerman. (LEO)