Rabu, 21/01/2015

Ini Dia Alokasi Pengalihan Dana Subsidi BBM di Sektor Perumahan

-jktproperty.com
Share on: 646 Views
Ini Dia Alokasi Pengalihan Dana Subsidi BBM di Sektor Perumahan
Foto: Ilustrasi
DANA PERUMAHAN: Pengalihan dana subsidi BBM ke Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemenpupera) sebesar Rp9,1 triliun akan dimanfaatkan untuk sektor perumahan dan permukiman a.l. untuk pembangunan rumah susun dan bantuan uang muka pembelian rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

JAKARTA, jktproperty.com – Pengalihan dana subsidi BBM ke Kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemenpupera) sebesar Rp9,1 triliun akan dimanfaatkan untuk sektor perumahan dan permukiman a.l. untuk pembangunan rumah susun dan bantuan uang muka pembelian rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah.

Menteri PU-Pera Basuki Hadimuljono mengatakan untuk sektor perumahan dan pemukiman masing-masing mendapatkan alokasi dana Rp3,7 triliun dan Rp5,4 triliun.

Dana Rp3,7 triliun itu nantinya akan dialokasikan untuk pembangunan rumah susun sederhana sewa (rusunawa) sebesar Rp542 miliar, rumah khusus sebesar Rp237 miliar, bantuan uang muka Rp220 miliar, revitalisasi Rusunawa terbengkalai Rp100 miliar, perumahan TNI Rp1,7 triliun, dan pembangunan fasilitas Polri Rp900 miliar.

Sedangkan untuk pemukiman rinciannya untuk pengembangan air minum Rp1,4 triliun, penyehatan lingkungan Rp1,14 triliun, pengembangan pemukiman Rp1,8 triliun, penanganan kawasan perbatasan Rp700 miliar, pengembangan kota hijau Rp325 miliar, dan pelestarian kota pusaka Rp30 miliar. ‚ÄúTotal dana dari dana pengalihan subsidi BBM yang kami terima Rp9,1 triliun, alokasinya seperti itu,” katanya.

Selain perumahan dan permukiman, Basuki mengatakan akan mengalokasikan dana yang ada untuk pembangunan dan revitalisasi waduk untuk mendukung ketahanan pangan yang menjadi program pemerintahan Jokowi.

“Untuk pembangunan dan revitalisasi waduk anggarannya Rp8,45 triliun, selain itu masih ada alokasi dana sebesar Rp10 triliun untuk pengurangan kesenjangan dengan pembangunan infrastruktur antar wilayah dan daerah perbatasan,” tuturnya.

Kemneterian PU-Pera juga akan memprioritaskan pembangunan jalan bebas hambatan, pengadaan tanah, dan pembangunan jalan akses pelabuhan dengan alokasi anggaran Rp5,75 triliun. (GUN)