Selasa, 07/01/2014

Ini Daftar 5 Gedung Perkantoran di Jakarta yang Tarif Sewanya Terkoreksi

-jktproperty.com
Share on: 602 Views
Ini Daftar 5 Gedung Perkantoran di Jakarta yang Tarif Sewanya Terkoreksi

JAKARTA, jktproperty.com – Konsultan properti Colliers International Indonesia mengungkapkan terdapat lima gedung perkantoran di Jakarta yang melakukan koreksi terhadap harga sewa sebagai dampak kontraksi permintaan ruang perkantoran sejak semester II-2013 dan akan berlanjut pada 2014 mengingat akan diselenggarakannya Pemilu Legislatif dan Pilpres. Menurut Bagus Adikusumo, Director Offices Service Colliers International Indonesia, penurunan harga sewa itu adalah reaksi terhadap demand yang menunjukkan tren melambat. “Kontraksi permintaan itu akan terus berlanjut hingga kuartal I-2014. Makanya tak heran bila pemilik gedung perkantoran melakukan koreksi harga sewa gedung perkantorannya,” katanya.

Bahkan, lanjut dia, jika kondisi ketidakpastian pasca Pemilu Legislatif dan Pilpres 2014 terus berlangsung, sektor perkantoran akan terus mengalami penurunan permintaan. Dari segi pasokan, ruang perkantoran di pusat bisnis (central business district/CBD) Jakarta akan bertambah 1,23 juta m2 selama 2014 hingga 2016 mendatang dari sebelumnya 4,77 juta m2 . Sementara pasokan baru di luar CBD mencapai 965.382 m2, menambah pasokan eksisting seluas 2,28 juta m2. Posisi harga sewa perkantoran CBD Jakarta mencapai Rp200.000-Rp 400.000/m2/bulan atau rerata US$35/m2/bulan. Sedangkan harga sewa di luar CBD menembus rerata angka Rp 160.000/m2/bulan.

Lantas gedung perkantoran apa saja yang melakukan koreksi terhadap harga sewanya. Dalam catatan Colliers International Indonesia, ada lima gedung yang terpaksa menurunkan harga sewanya dengan besaran 10%-15% per Desember 2013 lalu. Kelima gedung itu masing-masing adalah Plaza BII, Kota Kasablanka 88, Mid Plaza, Deutsche Bank dan World Trade Center (WTC) II.

Harga sewa ruang kantor di BII Plaza dan Mid Plaza sebelum koreksi sekitar US$35 per m2 per bulan menjadi US$30/m2/bulan di luar biaya servis (service charge). Kemudian Kota Kasablanka 88 juga turun dari US$28/m2/bulan menjadi US$25/m2/bulan di luar biaya servis. Perkantoran Deutsche Bank dari sebelumnya US$40/m2/bulan menjadi US$38/m2/bulan di luar servis, dan WTC II dari US$55/m2/bulan menjadi US$48/m2/bulan. (EKA)