Rabu, 02/05/2018

Indobuildtech Expo 2018 Dukung Pemerintah Tingkatkan Ekspor

-jktproperty.com
Share on: Facebook 1651 Views
Indobuildtech Expo 2018 Dukung Pemerintah Tingkatkan Ekspor
Foto: Ist
INDOBUILDTECH 2018: Pameran building material dan konstruksi Indobuildtech Expo 2018 kembali digelar di ICE BSD City, Tangerang, Banten, pada 2-6 Mei 2018. Kali ini sebanyak 550 peserta, 50% berasal dari luar negeri, ambil bagian menampilkan produk-produk mutakhir yang mendukung pembangunan kota berkelanjutan (sustainable urban development).

TANGERAN, jktproperty.com – Pameran building material dan konstruksi Indobuildtech Expo 2018 kembali digelar di ICE BSD City, Tangerang, Banten, pada 2-6 Mei 2018. Kali ini sebanyak 550 peserta, 50% berasal dari luar negeri, ambil bagian menampilkan produk-produk mutakhir yang mendukung pembangunan kota berkelanjutan (sustainable urban development).

Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan Arlinda mengatakan, Indobuildtech Expo 2018 menjadi salah satu upaya penyelenggara menampilkan berbagai teknologi di bidang konstruksi untuk mendorong pertumbuhan ekonomi. Menurut dia, melalui Indobuildtech Expo 2018, target pengembangan ekspor di tahun 2018 yang dicanangkan pemerintah optimis dapat tercapai. Mengingat beberapa negara juga menghadiri pameran ini.

“Indonesia memiliki building material dan teknologi mumpuni. Indobuildtech Expo 2018 menjadi informasi kepada dunia, kita punya daya saing yang baik. Kemendag mendukung Indobuildtech sesuai dengan target ekspor ke negara-negara non tradisional, seperti Asia Selatan, Timur Tengah, dan Afrika. Peluang ini sangat besar. Kebutuhan building material sungguh besar,” ujarnya di ICE BSD, Rabu (2/5).

Direktur Utama PT Debindo Internasional Trade Exhibition, Effi Setiabudi selaku penyelenggara Indobuildtech Expo 2018, menjelaskan bahwa daya saing produk-produk dalam negeri dalam pameran ini sangat siap. “Produk negara kita mempunyai daya saing dengan produk luar negeri. Sehingga Indobuildtech Expo 2018 mendukung pemerintah untuk meningkatkan ekspor, meningkatkan ekonomi,” ujarnya.

Menurut Effi, Indobuildtech Expo 2018 menargetkan 60.000 pengunjung, lebih tinggi dari tahun lalu sebanyak 50.000 pengunjung. Meski demikian, pameran tidak menargetkan transaksi bisnis, karena bersifat business to business dan menciptakan kesinambungan.

Sementara itu, General Manager PT Debindo International Trade Exhibition, Raditia Zafir Ahmad menjelaskan sesuai temanya, Sustainable Urban Development, pameran ini akan membahas permasalahan dalam membangun kota yang berkelanjutan, solusi, dan keuntungannya.

“Indobuildtech 2018 datang di saat tepat dengan momentum percepatan pelaksanaan proyek pembangunan infrastruktur dan properti. Indobuildtech mempertemukan pelaku pasar seperti kontraktor, profesional, konsultan, perencana dan pelaksana proyek berinteraksi langsung dengan pabrikan penyedia aneka ragam produk material dan teknologi bangunan untuk membangun kemitraan dan kerja sama sehingga berkontribusi pada pembangunan kota berkelanjutan”.

 

Lebih lanjut dikatakannya pembangunan kota berkelanjutan (Sustainable Urban Development) sudah menjadi keharusan bagi setiap bangsa di dunia dalam upaya memberikan solusi bagi kebutuhan pemukiman dan lingkungan sosial ekonomi, beserta seluruh aspek kehidupannya. Kebutuhan tersebut terus meningkat seiring laju urbanisasi dan tumbuhnya kawasan hunian dan niaga baru.

Implementasi gerakan pembangunan kota berkelanjutan melibatkan banyak pemangku kepentingan dan banyak program pendukungnya antara lain pembangunan Green City oleh kalangan pengembang properti, pembuatan Green Products oleh para produsen material dan teknologi bangunan, serta program pembangunan Smart City di banyak kota dan kabupaten di Indonesia. Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika bersma Kementerian Dalam Negeri, Kementerian PUPR dan Bappenas telah mendeklarasikan program Menuju 100 Smart Cities sebagai bagian penting dari pembangunan kota berkelanjutan.

 

Diorama dan Sustainable Product Award

Sebagai bentuk implementasi dari tema “Sustainable Urban Development”, terdapat diorama yang merupakan inovasi dari pameran Indobuildtech Expo 2018. Diorama menyajikan media visual komprehensif dan informasi grafis yang mewakili beberapa aspek dari pentingnya sebuah pembangunan berkelanjutan serta data terkini tentang kondisi perkotaan saat ini. Selain itu, terdapat pula testimoni dari para ahli, praktisi, profesional dan akademisi mengenai konsep tema tersebut.

Selaras dengan tema yang diusung, pameran Indobuildtech Expo 2018 semakin kuat dan konkret dengan adanya penganugerahan “Sustainable Product Award”. Penganugerahan ini diberikan melalui sebuah kompetisi dengan proses seleksi, evaluasi dan penjurian oleh tim ahli yang berasal dari Green Building Council Indonesia (GBCI), Ikatan Ahli Bangunan Hijau Indoneia (IABHI) dan Himpunan Desainer Interior Indonesia (HDII). Nominasi yang dipilih adalah peserta Indobuildtech Expo 2018 yang memenuhi kriteria dalam berbagai aspek pendukung sustainable products berdasarkan dari tiga kategori, yaitu Building Material & Equipment, Architectural Fundamentals dan Design & Décor Essentials. (PIT)