Jumat, 26/09/2014

Hari Perumahan Nasional, Bandung Raih “Adiupaya Puritama Award 2014”

-jktproperty.com
Share on: 139 Views
Hari Perumahan Nasional, Bandung Raih “Adiupaya Puritama Award 2014”
Foto: Ilustrasi Gedung Sate
HARI PERUMAHAN: Bandung raih juara 1 penghargaan “Adiupaya Puritama Award 2014”. Penghargaan ini diberikan Kemenpera kepada pemerintah kota dan kabupaten yang berhasil dalam penyelenggaraan perumahan dan permukiman bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Ada tiga kategori dalam penghargaan itu, yakni kategori kota metropolitan, kategori kota menengah/kecil dan kategori kabupaten. Penghargaan Adiupaya Puritama dimaksudkan untuk menjadi ajang percontohan bidang perumahan dan permukiman bagi seluruh kota dan kabupaten di Indonesia.

JAKARTA, jktproperty.com – Pemerintah Kota Bandung meraih juara 1 “Adiupaya Puritama Award 2014”, penghargaan yang diberikan Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) berkaitan dengan peringatan Hari Perumahan Nasional (Hapernas) yang diadakan setiap tahun.

Penghargaan¬†¬†“Adiupaya Puritama Award 2014” diberikan Kemenpera kepada pemerintah kota dan kabupaten yang berhasil dalam penyelenggaraan perumahan dan permukiman bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Ada tiga kategori dalam penghargaan itu, yakni kategori kota metropolitan, kategori kota menengah/kecil dan kategori kabupaten. Penghargaan Adiupaya Puritama dimaksudkan untuk menjadi ajang percontohan bidang perumahan dan permukiman bagi seluruh kota dan kabupaten di Indonesia.

Adanya pemberian penghargaan Adiupaya Puritama ini juga menjadi salah satu upaya pemerintah untuk mengapresiasi dukungan Pemda atas upaya pemenuhan rumah yang layak huni bagi seluruh masyarakat Indonesia serta menjadi puncak peringatan yang diperingati setiap tanggal 25 Agustus.

“Kemenpera akan selalu mendorong Pemda baik di tingkat provinsi, kabupaten/kota serta para pengembang dan masyarakat untuk ikut mendorong program perumahan dan permukiman di seluruh Indonesia. Melalui pemberian penghargaan Adiupaya Puritama ini diharapkan program perumahan di Indonesia ke depan bisa lebih ditingkatkan lagi,” ujar Sekretaris Kemenpera Rildo Ananda Anwar saat memberikan sambutan pada malam resepsi Hapernas 2014 di Hotel Bidakara, Jakarta, tadi malam.

Tampak hadir pada kegiatan tersebut mantan Menpera Yusuf Asy’ari, Gubernur Jabar Ahmad Heryawan serta sejumlah kepala daerah dan para pengembang dari berbagai asosiasi.

Menurut Rildo, saat ini kebutuhan rumah di Indonesia terus meningkat seiring dengan peningkatan jumlah penduduk. Selain itu semakin menipisnya stok tanah untuk kawasan perumahan membuat masyarakat kurang mampu semakin sulit untuk memiliki rumah yang layak huni dengan harga yang terjangkau.

“Semakin meningkatnya kesadaran Pemda dan pemangku kepentingan di bidang perumahan seperti para pengembang untuk mendukung program perumahan setidaknya bisa memberikan kesempatan bagi masyarakat kurang mampu untuk memiliki dan tinggal di rumah yang layak huni. Kepedulian Pemda sangat diharapkan agar backlog perumahan bisa berkurang,” terangnya.

Pada malam resepsi Hapernas ini Kemenpera setidaknya memberikan sejumlah penghargaan Adiupaya Puritama yang terbagi dalam beberapa kategori. Pertama, kategori kabupaten juara pertama diraih oleh Pemkab Malang dan posisi kedua adalah Pemkab Bandung.

Kategori kedua adalah kategori kota menengah/kecil untuk peringkat pertama Pemkot Cirebon dan kedua adalah Pemkot Palu. Sedangkan kategori ketiga adalah Kota Metropolitan/ besar peringkat pertama diraih Pemkot Bandung. Peringkat kedua Pemkot Jambi dan ketiga adalah Pemkot Jakarta Timur. Adapun kategori provinsi yang berhasil menjadi Pembina terbaik untuk program perumahan diraih Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

“Kemenpera juga memberikan penghargaan kepada tokoh yang berjasadalam penyelenggaraan perumahan dan kawasan permukiman kepada Alm Drs. Mohammad Hatta (Bung Hatta) dan Prof. Ir. Johan Silas. Bung Hatta adalah Bapak Perumahan Indonesia karena beliau selalu memikirkan setta bercita-cita agar seluruh rakyat Indonesia bisa tinggal di rumah yang layak huni,” terangnya.

Selain itu, imbuhnya, Bung Hatta menganggap bahwa rumah sangat berpengaruh atas jiwa manusia. Menurut Bung Hatta, tinggal dalam gubuk kumuh itu identik dengan sikap pasrah dan menerima kenyataan. Oleh karena itu untuk membebaskan jiwa rakyat dari sikap pasrah maka “gubuk-gubuk derita” harus digantikan dengan rumah yang bermartabat dan didalamnya harus tertanam dasar untuk menghargai kebudayaan.

“Segala sesuatu mulai dari pendidikan serta hal lain berawal dari rumah. Inilah saatnya pemerintah bersama pemangku kepentingan bidang perumahan bersama-sama mendorong terwujudnya rumah layak huni sesuai cita-cita Bung Hatta,” harapnya.

Berikut hasil lengkap penghargaan “Adiupaya Puritama Award 2014”:

Kategori Kota Metropolitan: Juara I (Pemerintah Kota Bandung), Juara II (Pemkot Jambi), Juara III (Pemkot Administratif Jakarta Timur). Kategori Kota Menengah/Kecil: Juara I (Pemkot Cirebon), Juara II (Pemkot Palu). Kategori Kabupaten: Juara I (Pemkab Malang) dan Juara II (Pemkab Bandung). (GUN)