Senin, 11/08/2014

Harga Rumah di Jakarta Meroket 27,3% di Kuartal II-2013

-jktproperty.com
Share on: 534 Views
Harga Rumah di Jakarta Meroket 27,3% di Kuartal II-2013
Foto: Ilustrasi
HARGA MEROKET: Kenaikan harga rumah di Jakarta memang cukup fantastis, terutama rumah di pinggiran Jakarta. Dari sejumlah broker properti, tradisional maupun non-tradisional, kenaikan rumah baru berkisar antara 20%-30%. Rumah tinggal yang beberapa bulan lalu dipasarkan dengan harga Rp700 jutaan dengan spesifikasi luas bangunan 100 m2 dan bangunan 120 m2, kini ditawarkan dengan harga di atas Rp1 miliar per unit.

JAKARTA, jktproperty.com РKonsultan properti Knight Frank  mengungkapkan selama kuartal II-2014  harga rumah di Jakarta mengalami peningkatan 27,3% atau hanya terpaut 3,8% dibandingkan harga rumah di Dublin, Irlandia.

Meskipun di kedua kota ini pasar propertinya tengah melambat, namun harga properti di Jakarta dan Dublin terus meroket. “Sementara itu di Dubai, kebijakan properti yang dikeluarkan pemerintah Dubai di akhir 2013 ternyata berdampak cukup signifikan pada properti mewah di sana. Harga properti mewah di Dubai naik 6,3% pada bulan Juni atau lebih rendah 11,7% dibandingkan kuartal I-2014.

Dalam laporan Prime Global City Index yang mensurvei 32 kota di dunia itu, harga properti di Singapura, merosot menjadi 7,7% dalam 12 bulan terakhir.

Berdasarkan pemantauan jktproperty.com, kenaikan harga rumah di Jakarta memang cukup fantastis, terutama rumah di pinggiran Jakarta. Dari sejumlah broker properti, tradisional maupun non-tradisional, kenaikan rumah baru berkisar antara 20%-30%. Rumah tinggal yang beberapa bulan lalu dipasarkan dengan harga Rp700 jutaan dengan spesifikasi luas bangunan 100 m2 dan bangunan 120 m2, kini ditawarkan dengan harga di atas Rp1 miliar per unit.

“Permintaannya memang tinggi sekali. Meskipun lokasinya di pinggiran dengan akses jalan apa adanya, rumah-rumah berukuran di bawah 100 m2 laku keras di pinggiran Jakarta,” kata Michael Setiadi, manager LJ Hooker Cinere kepada jktproperty.com.

Bahkan untuk rumah yang luas tanahnya hanya 60 m2 dengan luas bangunan sekitar 100 m2 bertingkat, sekarang ini dipasarkan dengan harga Rp1 miliaran. “Tapi karena stoknya memang sedikit, rumah-rumah ini terus habis,” tambah Michael. (GUN)