Minggu, 14/06/2015

Gandeng PT Pos Indonesia, BTN Targetkan Rp3 Triliun dari eBatarapos

-jktproperty.com
Share on: 1571 Views
Gandeng PT Pos Indonesia, BTN Targetkan Rp3 Triliun dari eBatarapos
Foto: Deddy H. Pakpahan
TABUBATARAPOS: PT Bank Tabungan Negara Tbk menargetkan mampu mengeruk dana sebesar Rp3 triliun dari tabungan eBatarapos hingga akhir tahun ini atau meningkat dibandingkan perolehan tahun lalu sebesar Rp2 triliun. Untuk mencapai target itu, Bank BTN dan PT Pos Indonesia membidik setidaknya 2,5 juta nasabah baru.

BANDUNG, jktproperty.com – Menggandeng PT Pos Indonesia, PT Bank Tabungan Negara Tbk menargetkan mampu mengeruk dana sebesar Rp3 triliun dari tabungan eBatarapos hingga akhir tahun ini atau meningkat dibandingkan perolehan tahun lalu sebesar Rp2 triliun. Untuk mencapai target itu, Bank BTN dan PT Pos Indonesia membidik setidaknya 2,5 juta nasabah baru.

”Kami optimistis dapat mencapai target tersebut karena didukung outlet kantor pos yang sudah online dengan Bank BTN sebanyak 2.942. Untuk eBatarapos kontribusinya sekitar 10% dari total dana taabungan yang ada di BTN. Ini jumlah yang cukup besar,” ujar Direktur BTN Sis Apik Wijayanto usai launching program “Banjir Hadiah Tabungan eBatarapos” di Bandung, hari ini.

Dia mengatakan perseroan tahun ini akan meningkatkan dana murah dengan berbagai strategi salah satunya melalui promosi eBatarapos. Rencananya program ini akan dilakukan di 11 kota besar di Indonesia. Setelah Bandung, road show untuk program Banjir Hadiah Tabungan eBatarapos akan dilakukan di Medan, Padang, Palembang, Semarang, Surabaya, Denpasar, Banjarmasin, Makassar, Jayapura dan wilayah Jabodetabek.

Road show ke kota-kota tersebut diharapkan sekaligus dapat menjaring masyarakat menjadi nasabah eBatarapos. ”BTN telah menyiapkan hadiah total sebesar Rp3,5 miliar untuk program Banjir Hadiah Tabungan eBatarapos,” jelasnya.

Sementara itu Plt Direktur Utama PT Pos Indonesia Poernomo mengungkapkan, strategi yang akan dilakukan perseroan antara lain dengan menggunakan program pemerintah seperti bantuan siswa dan bantuan sosial lainnya. Program bantuan ini tidak akan diberikan dalam bentuk tunai melainkan dengan memasukkan dalam tabungan eBatarapos.

Selain itu, kiriman uang dari luar negeri yang dilakukan tenaga kerja Indonesia (TKI) sangat potensial digarap untuk program ini. Menurut Poernomo ada sekitar Rp14 triliun dana yang dikirim TKI ke Indonesia melalui perseroan. Dari jumlah tersebut 10% ditargetkan bisa dikirim para TKNI menggunakan nasabah eBatarapos. ”Jadi uangnya aman bisa masuk langsung ke tabungan” tegasnya. (DHP)