Selasa, 24/09/2013

Enggartiasto Lukita: “BUMN Perumahan Sudah Kehilangan Arah”

-jktproperty.com
Share on: 426 Views
Enggartiasto Lukita: “BUMN Perumahan Sudah Kehilangan Arah”
Enggartiasto Lukita

JAKARTA, jktproperty.com – Badan Usaha Milik Negara (BUMN) diharapkan tidak hanya membangun dan menjual properti komersial saja, mengingat jumlah pasokan rumah di Indonesia saat ini terbilang masih kurang, khususnya pasok untuk rumah murah yang masih sangat minim.

Menurut Enggartiasto Lukita, mantan Ketua Umum DPP Real Estate Indonesia, beberapa tahun belakangan ini BUMN banyak yang masuk ke sektor properti. Padahal seharusnya peran BUMN adalah menyediakan rumah murah yang stok dan pasoknya sekarang ini sangat minim. “Saya lihat BUMN lebih suka untuk bersaing dengan pengembang nasional untuk membangun hunian mewah dan berkelas. Seharusnya mereka [BUMN] juga membangun rumah murah. Itulah tujuan BUMN, untuk mensejahterakan masyarakat,” katanya dalam diskusi “Membedah Regulasi Perumahan Rakyat” di Jakarta.

Menurut dia, BUMN harus bisa menyediakan pembangunan rumah murah yang terjangkau. BUMN, demikian Enggar, didirikan tentu sebagai perpanjangan tangan pemerintah untuk melaksanakan public obligation. “Akhir-akhir ini BUMN asyik bermain di bisnis usaha properti komersial,” katanya.

Dia memberikan contoh beberapa proyek besar yang dibangun sejumlah BUMN. “Ironisnya, semua proyek BUMN itu untuk memenuhi kebutuhan papan golongan menengah ke atas. Ini sangat ironis sekali,” demikian Enggartiasto Lukita.

BUMN seperti Perumnas yang pada tahun 1980 dikenal dengan rumah murahnya, kini peran membangun rumah murah justru meredup. “Perumnas juga ikut-ikutan masuk ke bisnis properti komersial, padahal yang mereka pakai adalah uang BUMN. BUMN perumahan sudah kehilangan arah. Mereka hanya untuk berorientasi pada provit,” tukas Enggar. (LEO)