Selasa, 16/06/2015

Ekonomi Lesu, Pengusaha KI Turunkan Target Penjualan Lahan

-jktproperty.com
Share on: 1650 Views
Ekonomi Lesu, Pengusaha KI Turunkan Target Penjualan Lahan
Foto: Istimewa
TURUNKAN TARGET PENJUALAN. PT Bekasi Fajar Industrial Estate menurunkan target penjualan lahan dan pendapatannya pada tahun ini menyusul lesunya perekonomian nasional.

BEKASI, jktproperty.com – PT Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk. (BEST) menurunkan target penjualan lahan kawasan industri menyusul lesunya perekonomian Indonesia.

Direktur BEST Erick Wihardja mengatakan lesunya perekonomian nasional membuat perseroan menurunkan target penjualan lahan dan pendapatannya pada tahun ini. Tahun ini perseroan menargetkan penjualan lahan sekitar 15-20 hektar, dari sebelumnya 35-40 hektar.

“Target pendapatan juga kami revisi dari Rp 1 triliun menjadi Rp800 miliar. “Ketidakstabilan mata uang membuat investor menahan diri masuk ke Indonesia, meski secara jangka panjang mereka tak membatalkan. Jadi, kita lebih realistis untuk turunkan marketing sales,” katanya  usai peletakan batu pertama pembangunan Hotel Enso di Kawasan Industri MM2100 di Cibitung, Bekasi, kemarin.

Sepanjang kuartal I/2015, Bekasi Fajar berhasil menjual lahan industri seluas 8 hektar di Cibitung senilai US$16 juta. Pencapaian ini melonjak tajam dari periode sama tahun 2014 yang hanya 3,5 hektar. Dengan harga lahan rata-rata US$200 per m2, nilai penjualan itu mencapai Rp206,4 miliar, dengan asumsi kurs Rp12.900 per dolar AS. Penyewaan infrastruktur pada kuartal I/2015 membukukan pertumbuhan penjualan 12% year on year (yoy) atau mencapai Rp 178,3 miliar.

Untuk menopang kinerja tahun ini, perusahaan akan mengandalkan penjualan lahan industri di semester dua tahun ini yang diperkirakan meningkat guna memenuhi kebutuhan investor Jepang. Bekasi Fajar memiliki landbank seluas 600 hektar, dari jumlah itu sekitar 200 hektar telah siap dijual. (PIT)