Senin, 11/07/2016

Dongkrak Recurring Income, Pakuwon Bangun 2 Perkantoran

-jktproperty.com
Share on: 175 Views
Dongkrak <em>Recurring Income</em>, Pakuwon Bangun 2 Perkantoran
Foto: Ilustrasi
PROYEK BARU PAKUWON: PT Pakuwon Jati Tbk tahun ini memastikan akan meluncurkan dua proyek baru. Pihak perusahaan mengungkapkan dua proyek baru ini berupa perkantoran yang sebetulnya akan diluncurkan pada tahun lalu namun karena situasi industri propeti yang tidak mendukung peluncurannya ditunda hingga menjelang akhir tahun ini.

JAKARTA, jktproperty.com – PT Pakuwon Jati Tbk tahun ini memastikan akan meluncurkan dua proyek baru. Pihak perusahaan mengungkapkan dua proyek baru ini berupa perkantoran yang sebetulnya akan diluncurkan pada tahun lalu namun karena situasi industri propeti yang tidak mendukung peluncurannya ditunda hingga menjelang akhir tahun ini.

“Kami akan mengembangkan dua proyek perkantoran di Kota Kasablanka11, Jakarta, dan Tunjungan Plaza 6 Surabaya. Targetnya, perkantoran di Kota Kasablanca bisa beroperasi pada akhir tahun 2017 sementara di Tunjungan Plaza tahun 2018,” ujar Direktur Pakuwon Ivy Wong dalam siaran persnya.

Menurut Ivy, Pakuwon akan berkonsentrasi untuk pengembangan yang bisa meningkatkan porsi pendapatan berulang (recurring income) perusahaan dan pada tahun ini diharapkan bisa bertambah dari pengoperasian Supermall Pakuwon Indah Surabaya, Tunjungan Plaza 5, dan Sheraton Hotel Gandaria City Jakarta.

Tahun ini, Pakuwon telah menganggarkan belanja modal (capital expenditure/capex) mencapai Rp1,9 triliun. Jumlah ini hampir sama dengan anggaran tahun lalu yang dianggarkan sebesar Rp2 triliun namun hanya terserap Rp1,7 triliun. Pakuwon juga masih memiliki dana pinjaman sindikasi yang diperoleh dari tahun 2015 lalu sebesar RP1,25 triliun dari Bank Mandiri dan BCA. Di luar capex ini, Pakuwon juga telah meyiapkan dana sekitar Rp400-Rp500 miliar untuk memperbanyak cadangan landbank.

“Untuk proyek perkantoran di Kota Kasablanka dan Tunjungan Plaza ini 60% akan dijual dan 40% disewakan. Proyek ini diharapkan bisa menjadi penopang target penjualan kami di tahun ini sebesar Rp3,1 triliun. Untuk sektor residensial, kami juga tengah menyiapkan klaster baru Grand Pakuwon Surabaya seluas 15 ha. Total landbank kami saat ini mencapai 160 ha,” kata Ivy. (EKA)