Kamis, 12/06/2014

Demand Tinggi, Pondok Indah Residence Terjual 85%

-jktproperty.com
Share on: 651 Views
Demand Tinggi, Pondok Indah Residence Terjual 85%
Pondok Indah Residence mengakomodir kebutuhan dan permintaan akan hunian berkelas di kawasan elite Jakarta.

JAKARTA, jktproperty.com – Permintaan (demand) hunian vertikal di kawasan elite Pondok Indah, Jakarta, terbukti sangat tinggi. Mahalnya harga tanah di lokasi ini dan sulitnya mencari orang yang menjual tanah di sini membuat kalangan atas yang merindukan tinggal dikawasan elite ini memilih hunian vertikal.

Untuk mengakomodir tingginya permintaan itu, PT Metropolitan Kentjana Tbk. kembali menawarkan satu kondominium terbarunya yang diberi nama Pondok Indah Residence. Menurut Jeffri S Tanudjaja, Vice President Director PT Metropolitan Kentjana Tbk., pihaknya sangat surprise dengan hasil pemasaran apartemen terbarunya. “Belum genap seminggu dari 616 unit apartemen strata-title yang kami tawarkan, yakni di tower Kartika dan Maya, sudah terjual 85%. Hal ini menandakan demand hunian vertikal di kawasan elite Pondok Indah sangat tinggi,” katanya.

Menurut dia, tingginya demand itu dipicu terbatasnya pasok. “Padahal kawasan ini sangat berkembang, apalagi dengan tumbuhnya sektor perkantoran di koridor TB Simatupang. Profil pembeli kami adalah profesional dan ekspatriat,” tambah Jeffri.

Lebih lanjut Jeffri mengatakan selain di pasar primer (primary market), properti pasar sekunder (secondary market) di kawasan ini juga menunjukkan pertumbuhan yang sangat baik. Pondok Indah Golf Apartment yang juga di-develop Metropolitan Kentjana, kata dia, saat ini mencetak tingkat hunian 100%, dimana 90% di antaranya disewa ekspatriat.

Pondok Indah Residence nantinya akan terdiri atas tiga menara. Dua menara pertama, yakni Maya dan Kartika, sudah lebih dulu dibangun. Tawaran harganya mulai dari Rp36,2 juta per m2 untuk tipe terkecil seluas 80 m2 di tower Maya dan Rp37,7 juta per m2 dengan ukuran 159 m2 di tower Kartika. Investasi yang ditanamkan perusahaan untuk membangun Pondok Indah Residence diperkirakan hampir mencapai Rp3 triliun. (EKA)