Senin, 20/02/2012

Daniland Garap Properti Residensial

-jktproperty.com
Share on: 472 Views
Daniland Garap Properti Residensial

JAKARTA: Setelah lama vakum di industri properti nasional Grup Daniland melalui PT Pardika Wisthi Sarana sejak paruh April 2011 mulai membangun dan memasarkan Woodland Park Residence, sebuah kondominium kelas menengah yang dibangun di atas lahan seluas 3,2 hektar di kawasan Kalibata, Jakarta Selatan.

Emil Arifin, bos Grup Daniland, mengatakan investasi yang ditanamkan untuk proyek properti residensial ini mencapai Rp650 miliar. Dari 2,3 hektar lahan yang dimiliki pengembang, 80% di antaranya direncanakan sebagai ruang terbuka hijau dan bangunan fisik apartemen hanya 20%.

“Kami memang serius mengusung konsep hijau. Woodland Park Residence akan dilengkapi dengan jalur pejalan kaki dan jalur sepeda. Selain itu, disekitar apartemen akan dibuatkan trotoar menuju berbagai fasilitas publik lainnya sehingga penghuni dapat meminimalisir penggunaan kendaraan bermotor,” katanya.

Lebih lanjut dia mengatakan Woodland Park Residence terdiri dari 5 tower, 4 untuk hunian dan 1 untuk gedung perkantoran. Saat ini Daniland telah memasarkan 70% di salah satu tower-nya yang mereka beri nama Matoa dengan kisaran harga Rp300 juta-Rp600 juta per unit. “Target market kami adalah masyarakat kelas menengah. Kami memang mengincar eksekutif muda dan pegawai pemerintahan.”

Di era awal 1980-an, grup usaha properti ini membangun Mal kalibata. Selain mal, perusahaan juga membangun gedung perkantoran Plaza Dani Prisma di kawasan Kebayoran Baru, dan Kemang Plaza, keduanya di Jakarta Selatan. Selain mal dan perkantoran, Daniland juga membangun hotel di Banda Aceh, NAD dan Medan, Sumatera Utara.

Lebih lanjut dia mengatakan pihaknya tengah merencanakan membangun beberapa proyek properti seperti bangunan multifungsi di Cijantung, Jakarta Timur dan hotel. Sementara di kawasan Kebayoran Baru, perusahaan masih memiliki lahan seluas 2 hektar yang direncanakan akan dibangun apartemen. (SIN)