Selasa, 05/08/2014

Dahlan Iskan: “BUMN Ekspansi ke Bisnis Properti itu Positif”

-jktproperty.com
Share on: 727 Views
Dahlan Iskan: “BUMN Ekspansi ke Bisnis Properti itu Positif”
Dahlan Iskan

JAKARTA, jktproperty.com – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan mengungkapkan ekspansi besar-besaran yang dilakukan BUMN ke bisnis properti merupakan hal yang positif.

“Saya mendukung langkah BUMN jika ingin membuat anak perusahaan yang bergerak di bidang properti atau real estate. Ini hal yang positif ¬†karena akan membuat lahan milik BUMN yang tidak produktif menjadi bernilai,” katanya di Jakarta pekan ini pada kesempatan acara halal bihalal dengan jajaran direksi dan komisaris perusahaan BUMN.

Menurut dia, sekarang ini trennya perusahaan BUMN membuat anak perusahaan yang bergerak di bidang properti.¬†“Sedang musim untuk membuat anak perusahaan real estate. Ini akibat kebijakan kita agar seluruh aset perusahaan diproduktifkan. Selain itu, pendirian perusahaan properti dapat mengurangi potensi penyerobotan lahan oleh pihak lain bila lahan tersebut menganggur,” tuturnya.

Dahlan mengatakan kalau semua aset BUMN dikumpulkan maka BUMN bisa mengalahkan pengembang sekaliber Agung Podomoro Land.

Lebih lanjut dia mengatakan gagasan untuk melakukan ekspasi dalam bidang properti merupakan ide yan baik dan perlu mendapatkan dukungan. Selama ini, kata dia, lahan yang tidak produktif hanya menjadi beban pajak dan yang paling mengkhawatirkan berpotensi untuk dijarah. “Cara memaksimalkannya ya seperti itu. Nanti akan ada review supaya ini betul-betul bagus. Sekarang ini yang terpenting semangatnya, karena kita tidak mau lahan-lahan itu jadi aset yang tidak produktif.”

Tapi Dahlan mengingatkan agar lahan yang dimanfaatkan untuk sektor properti harus benar-benar lahan aset dan bukan sebagai lahan persediaan untuk pengembangan perusahaan. “Jadi nggak akan ada masalah ke depannya,” katanya.

Dahlan mengingatkan agar dalam melakukan ekspansi ke bisnis properti BUMN tidak melakukan kerjasama dengan perusahaan swasta. “Lebih baik BUMN melakukan kerjasama dengan BUMN karya. Hal ini dinilai lebih efektif dan potensi timbulnya masalah akan lebih sedikit. (EKA)