Selasa, 13/01/2015

Cushman & Wakefield: “Prospek Perhotelan Jakarta dan Bali Cerah”

-jktproperty.com
Share on: 770 Views
Cushman & Wakefield: “Prospek Perhotelan Jakarta dan Bali Cerah”
Ilustrasi: St. Regis Bali.
PROSPEK PERHOTELAN: Riset Cushman & Wakfield bertajuk “Hotel Views 2015” yang dipublikasikan pekan ini mengungkapkan pendapatan per kamar (revenue per available room/RevPAR) untuk Bali akan meningkat 4,9% dan 3,2% untuk Jakarta. Faktor yang membuat pasar perhotelan Asia Pasifik bakal cerah sepanjang 2015 adalah karena semakin membaiknya ekonomi global sehingga membuat permintaan domestik menjadi meningkat.

JAKARTA, jktproperty.com – Memasuki 2015 pasar perhotelan di negara-negara kawasan Asia Pasifik diprediksi akan tetap cerah, termasuk pasar perhotelan di Bali dan Jakarta.

Riset Cushman & Wakfield bertajuk “Hotel Views 2015” yang dipublikasikan pekan ini mengungkapkan pendapatan per kamar (revenue per available room/RevPAR) untuk Bali akan meningkat 4,9%  dan 3,2% untuk Jakarta. Faktor yang membuat pasar perhotelan Asia Pasifik bakal cerah sepanjang 2015 adalah karena semakin membaiknya ekonomi global sehingga membuat permintaan domestik menjadi meningkat.

“Alasan lainnya adalah adanya reformasi politik dan peningkatan konektivitas penerbangan juga memegang peranan penting bagi pasar perhotelan Asia Pasifik di 2015,” demikian dikutip dari riset “Hotel Views 2015” Cushman & Wakefield.

Riset itu juga mengungkapkan 12 di antara 18 negara yang ada di Asia Pasifik diramalkan bakal mengalami peningkatan di pendapatan per kamar hotel pada 2015. Kedua belas negara tersebut antara lain Melbourne, Shanghai dan Tokyo. Selain itu juga ada Bali, Jakarta, Tokyo, Kuala lumpur, Singapura, Seoul, Colombo, Bangkok dan Ho Chi Minh City.

Sedangkan Sidney, Hong Kong, Mumbai, Delhi dan Manila diprediksi akan mengalami penurunan pada 2015, dan hanya Maldive dalam daftar tersebut yang RevParnya akan stagnan sepanjang 2015. (LEO)