Sabtu, 10/03/2012

Bunga KPR Capai Level Terendah Sejak 1945

-jktproperty.com
Share on: 487 Views
Bunga KPR Capai Level Terendah Sejak 1945

JAKARTA: Rata-rata suku bunga kredit pemilikan rumah (KPR) saat ini tercatat sebagai suku bunga terendah sejak Indonesia merdeka 1945 lalu. Laporan Kebijakan Moneter Bank Indonesia mengungkapkan, rata-rata suku bunga KPR perbankan adalah sebesar 10,62%. Suku bunga KPR ini diperkirakan akan terus turun seiring dengan tren penurunan BI Rate.

Kebijakan BI menurunkan BI Rate sejak 2011 diikuti baik oleh penurunan suku bunga deposito maupun suku bunga kredit. Hal tersebut menunjukkan respons suku bunga perbankan terhadap penurunan BI Rate yang cukup baik. Suku bunga dasar kredit (SBDK) perbankan berada pada tren menurun sejak pertama kali dipublikasikan Maret 2011 lalu.

Penurunan SBDK dikontribusi oleh penurunan pada seluruh komponen yakni harga pokok dana untuk kredit (HPDK), biaya overhead dan marjin keuntungan.Dilihat dari segmentasinya SBDK pada Januari 2012 masing-masing tercatat sebesar 10,12%, 11, 52%, 10,62%, dan 11,22% untuk segmen korporasi, ritel, KPR dan non KPR. Sejalan dengan penurunan SBDK, rata-rata suku bunga kredit pada Januari 2012 turun sebesar 11 bps menjadi 12,67% dari sebesar 12,78% pada Desember 2011.

Suku bunga kredit modal kerja (KMK) dan suku bunga kredit investasi (KI) masing-masing turun sebesar 7 dan 31 bps menjadi 12,09% dan 11,73%, sedangkan suku bunga kredit konsumsi (KK) tidak banyak berubah dari bulan sebelumnya sebesar 14,19%. Di sisi lain, rata-rata suku bunga deposito turun sebesar 21 bps menjadi 6,26% dibandingkan dengan Desember 2011 sebesar 6,35%.

Dengan perkembangan suku bunga deposito dan kredit yang terus mengalami penurunan, selisih (spread) di antara kedua suku bunga tersebut mengecil jika dibandingkan dengan selisih pada bulan sebelumnya. Hal tersebut dikarenakan respons penurunan suku bunga deposito yang lebih besar dibandingkan dengan suku bunga kredit. Ke depan, potensi penurunan suku bunga kredit ke depan masih cukup besar sejalan dengan perbaikan efisiensi operasional perbankan serta efisiensi penyaluran dana perbankan guna mendukung pertumbuhan ekonomi.

Berikut daftar Suku Bunga Dasar Kredit (SBDK) KPR Perbankan Januari 2012: Bank Rakyat Indonesia (10,25%), Bank Mandiri (11,10%), Bank Central Asia (7,50%), Bank Negara Indonesia (11%), Bank CIMB Niaga (11,00%), Bank Danamon Indonesia (12,25%), Bank Panin (11,75%), Bank Permata (11,75%), Bank Internasional Indonesia (KPR 10,37%), Bank Tabungan Negara (11,08%), Bank OCBC NISP (12,50%), HSBC (8,75%), Bank Jabar Banten (9,14%), Bank Mega (12,50%), Bank UOB Indonesia (10,00%), Bank Bukopin (12,33%), Standard Chartered Bank (8,72%), Bank Jatim (9,08%), ANZ PANIN Bank (10,68%). (SIN)