Rabu, 07/05/2014

Bubble Pasar Properti China Runtuhkan PDB

-jktproperty.com
Share on: 545 Views
Bubble Pasar Properti China Runtuhkan PDB
Foto: businessinsider.com

JAKARTA, jktproperty.com – Gelembung properti (property bubble) dinilai pengamat mengakibatkan terkoreksinya pasar properti China. Selain itu, gelembung properti juga bisa berujung pada anjloknya Produk Domestik Bruto (Gross Domestic Product/GDP). Pengamat memprediksi, GDP China dapat runtuh hingga di angka 5% akibat terkoreksinya pasar properti sebesar 15% pada 2015 mendatang.

Seperti diberitakan businessinsider.com, Tao Wang, analis dari UBS mengatakan, jika gelembung properti di negara lain ditandai dengen melejitnya harga properti, maka hal tersebut tidak berlaku di Negeri Tirai Bambu itu. “Kredit properti relatif tidak meluncur secara bebas di China dengan penerapan uang muka 30% pada pembelian rumah pertama dan 60% pada pembelian rumah selanjutnya. Hal itu otomatis dapat menekan pertumbuhan harga properti,” katanya.

Dia mengatakan penanda terjadinya gelembung properti di China adalah menurunnya volume pembangunan (construction volume) secara drastis. “Fenomena penurunan construction volume tersebut sudah mulai terlihat dalam satu tahun terakhir. Penurunan volume tersebut didorong oleh tingkat permintaan yang sudah dapat terlampaui oleh volume pasokan. Di sisi lain, tingginya pajak juga sangat berpengaruh pada menurunnya tingkat permintaan secara nasional,” katanya. (EKA)