Minggu, 12/11/2017

“BTN Tour de Borobudur”, Strategi BTN Dongkrak Pertumbuhan DPK

-jktproperty.com
Share on: 740 Views
“BTN Tour de Borobudur”, Strategi BTN Dongkrak Pertumbuhan DPK
Foto: Humas Bank BTN
HADIAH RUMAH: Direktur Utama Bank BTN Maryono berasama Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyerahkan hadiah rumah kepad Peserta pemenang TdB, di Candi Borobudur, Jawa Tengah. BTN Tour de Borobudur yang didukung oleh PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk mengakhiri etape kedua di pelataran Candi Borobudur, Minggu (12/11). Hadiah utama berupa rumah yanh diperebutkan oleh peserta gowes BTN Tour de Borobudur itu akhirnya dimenangkan oleh salah satu peserta gowes TDB. Kegiatan sepeda yang penuh dengan sensasi wisata dan aksi sosial itu berhasil mengumpulkan dana sebesar Rp.118 juta dari para pesepeda yang menyumbangkan Rp.1.000 setiap kilo meter rute sepeda dilalui. Sebelumnya BTN menyumbangkan 10.000 bibit ikan yang ditebar di waduk Jati Barang Semarang dan menanam 1.000 bibit pohon di lokasi tersebut sebagai bentuk kepedulian BTN terhadap lingkungan. Etape kedua BTN TDB ini melalui balai ekonomi desa yang dibangun oleh beberapa BUMN termasuk balkondes di Karanganyar yang dibangun oleh BTN.

MAGELANG, jktproperty.com – PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk ( BTN) kembali menggelar BTN Tour de Borobudur (TDB) yang dilaksanakan dari tanggal 11-12 November 2017 dengan hadiuah utama rumah. Event yang diikuti 6.000 peserta termasuk Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. Perseroan mengincar pertumbuhan nasabah dan dana pihak ketiga (DPK) murah melalui ajang olahraga bersepeda ini.

Direktur Utama BTN Maryono mengatakan, pertumbuhan nasabah diharapkan dapat terdongkrak karena BTN mensyaratkan seluruh peserta yang ikut untuk membuka rekening tabungan BTN terlebih dahulu atau mempunyai produk-produk BTN.

“Hal ini lah yang kami harapkan dapat mendongkrak pertumbuhan rekening BTN sekaligus untuk menambah awareness masyarakat terhadap produk-produk BTN,” kata Maryono usai menyelesaikan etape ke dua “BTN Tour de Borobudur 2017” di pelataran Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Minggu (12/11).

Dia menjelaskan, gelaran acara yang diselenggarakan ini merupakan yang ke-XVII dan sudah menjadi agenda rutin tahunan yang diikuti oleh berbagai peserta baik dari dalam maupun luar negeri. BTN sendiri telah dua kali menjadi seponsor utama acara tersebut.

“BTN ingin terus terlibat dalam ajang internasional seperti ini. Selain mengharumkan nama bangsa, ajang ini juga sudah terbukti mendongkrak sektor pariwisata yang menjadi salah satu fokus dari Pemerintahan Presiden RI, Joko Widodo,” ungkap dia.

Menurut Maryono, pertumbuhan ekonomi di daerah salah satunya ditunjang oleh pariwisatanya. Untuk itu perseroan menilai potensi wisata daerah di Indonesia masih perlu dikembangkan dan disosialisasikan ke berbagai belahan dunia.

“Tour de Borobudur bisa menjadi contoh bagi daerah lain untuk menggelar ajang serupa dengan menonjolkan keunikan daerah masing-masing,” tambah dia.

Dalam ajang BTN TDB tersebut, BTN juga berpartisipasi untuk melestarikan lingkungan dan menggerakkan sektor ekonomi Jateng. Terlebih lagi dalam etape kedua BTN TDB kali ini jalur sepeda melewati dan berhenti di Balai Ekonomi Desa (Balkondes) yang dibangun oleh sejumlah BUMN termasuk BTN sehingga bisa menikmati fasilitas yang ada di Balkondes tersebut.

“Sebagai bank milik negara, kami tidak hanya menggenjot bisnis, tapi juga berpartisipasi membantu masyarakat dan lingkungan. Melalui ajang BTN Tour de Borobudur ini, perseroan tidak sekadar mengajak berolahraga dan berkompetisi sehat, tapi juga melakukan aksi sosial di berbagai bidang,” jelas Maryono.

Selain ajang BTN Tour de Borobudur XVII, ada beberapa aksi sosial yang juga dilakukan misalnya untuk setiap 1 km yang ditempuh setiap peserta, akan disumbangkan dana senilai Rp 1.000. Dari aksi tersebut terkumpul Rp 181 juta yang kemudian disumbangkan ke Pemprov Jateng.

Perseroan juga ikut melestarikan lingkungan di Bendungan Jatibarang dengan menebar 10 ribu benih ikan dan menanam 1.000 bibit pohon buah di kawasan waduk yang juga menjadi objek wisata Semarang tersebut. “Besar harapan kami, bantuan ini memiliki multiplier effect bagi masyarakat Jawa Tengah. Sehingga wujud nyata BUMN Hadir Untuk Negeri benar-benar dirasakan masyarakat disini,” ujar Maryono.

Adapun dalam BTN Tour de Borodudur XVII, terdapat empat kategori antara lain kategori 100K dengan jarak tempuh 100 kilo meter (km) yang akan diikuti 1.200 peserta, kategori 200K dengan jarak tempuh 60 km dengan jumlah peserta sebanyak 200 orang dan kategori VIP dengan jarak tempuh 30 km dengan 500 peserta dan terakhir, New Armada dengan jarak tempuh 18 km yang akan diikuti 4.000 orang. Perhelatan olahraga sepeda tahunan ini juga diikuti 200 atlit profesional.

Rute yang dilalui para peserta BTN Tour de Borobudur XVII merupakan titik-titik pariwisata di Jawa Tengah, dimana para peserta melewati Waduk Serbaguna Jatibarang Semarang, Desa Limbangan, Rindam IV Diponegoro, Pendopo Kabupaten Temanggung, Balkondes Karanganyar Borobudur dan Candi Borobudur.

Sementara itu, Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo mengungkapkan pihaknya sangat mengapresiasi peran BTN dalam mendorong pariwisata di daerahnya. “Ini kegiatan besar yang sangat positif, kita sangat apresiasi. Agar masyarakat gemar berolah raga sekaligus promosi pariwisata bagi Jawa Tengah,” tegas Ganjar. (EKA)