Minggu, 24/02/2013

BTN Siapkan Strategi Hadapi Persaingan KPR yang Kian Sengit

-jktproperty.com
Share on: 805 Views
BTN Siapkan Strategi Hadapi Persaingan KPR yang Kian Sengit

JAKARTA, jktproperty.com – Bank BTN mengungkapkan tengah menyiapkan serangkaian strategi agar bank yang core business-nya terfokus pada pembiayaan perumahan ini bisa tetap menjadi market leader di bisnis kredit pemilikan rumah (KPR). Hingga kini Bank BTN secara nasional menguasai 25% pangsa KPR di Indonesia.

Dirut PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. Maryono mengatakan saat ini KPR menjadi bisnis yang paling diincar perbankan di Tanah Air. Hal itu mengingat kebutuhan akan tempat tinggal tidak pernah surut bahkan terus meningkat seiring bertambahnya jumlah penduduk.

“Idealnya pertumbuhan ketersediaan rumah selalu mengikuti pertumbuhan penduduk. Peluang inilah yang dibaca oleh perbankan karena kebutuhan akan rumah tidak akan habis. Kami harus siap dengan kondisi ini karena dengan persaingan yang ada Bank BTN harus lebih kuat dan lebih baik,” ujarnya pada puncak perayaan HUT Bank BTN ke-63 di Jakarta hari ini.

Menurut dia, dalam bisnis KPR, saat ini Bank BTN memang market leader, dengan menguasai 25% pangsa pasar KPR di Indonesia. Sementara untuk pembiayaan KPR dengan skim FLPP atau rumah yang menjadi program pemerintah dominasi masih dikuasai Bank BTN sekitar 98%. Selebihnya diperebutkan oleh bank-bank lain yang masuk pada bisnis yang sama seperti Bank BTN.

Namun bukan berarti pencapaian yang ada sekarang membuat Bank BTN terlena dan puas diri, mengingat persaingan di bisnis KPR menjadi bertambah sengit. Tahun 2013 akan menjadi sebuah momentum untuk manajamkan fokus bisnis dengan strategi percepatan bisnis dan peningkatan service yang mengutamakan good corporate governance.

“Ini tugas berat yang harus dipikul oleh seluruh pegawai Bank BTN. Dan ini merupakan sebuah semangat yang besar untuk merealisasi tujuan besar yang akan membawa manfaat sangat besar bagi masyarakat, investor, pelanggan, shareholder dan seluruh stakeholder Bank BTN,” kata Maryono.

Lebih lanjut dia mengatakan Bank BTN tengah menyiapkan serangkaian strategi agar bank ini tetap menjadi pemimpin pasar dalam pembiayaan perumahan. “Core business kita memang di situ. Kami akan tetap berada dalam jalur bisnis ini yang telah menjadikan Bank BTN besar seperti saat ini, tegas Maryono.

Bersamaan dengan perayaan puncak HUT Bank BTN ke-63 kemarin diselenggarakan acara jalan sehat yang diikuti tak kurang dari 6.000 pegawai Bank BTN. Acara tersebut selain dihadiri komisaris dan direksi Bank BTN juga dihadiri Menteri Negara BUMN Dahlan Iskan.

Pada kesempatan tersebut Bank BTN juga menyerahkan 63.000 pohon yang akan didistribusikan ke kantor cabang Bank BTN sebagai bentuk kepedulian sosial. Kegiatan ini sekaligus sebagai bentuk dukungan Bank BTN terhadap program penghijauan yang digerakkan oleh pemerintah. Jumlah 63.000 pohon mengisyaratkan sebagai ulang tahun Bank BTN yang ke 63 tahun.

Bank BTN saat ini sudah masuk pada kelompok besar perbankan nasional. Asset Bank BTN per Desember 2012 diperkirakan mencapai lebih dari Rp100 triliun. (PIT)