Kamis, 08/03/2018

BTN Fasilitasi Pembiayaan Perumahan Karyawan Lion Air Group

-jktproperty.com
Share on: Facebook 310 Views
BTN Fasilitasi Pembiayaan Perumahan Karyawan Lion Air Group
Foto: Humas Bank BTN
FASILITASI PEMBIAYAAN PERUMAHAN: Direktur Utama Bank BTN Maryono, President Director Lion Air Group Edward Sirait, Direktur PT Bintang Energi Lestari Ishak saat penandatanganan kerjasama Pembiayaan Rumah Bagi Karyawan Lion Air Group di Menara BTN, Jakarta, Kamis (8/3). PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk memberikan komitmennya untuk mendukung pembiayaan bagi pegawai Lion Air Group. Setidaknya 2.000 lebih unit rumah akan dibangun oleh Lion Air Group yang diperuntukan bagi para pegawainya di wilayah Lebak, Banten yang dibangun oleh PT Bintang Energi Lestari(BEL). Dukungan pembiyaan ini merupakan bagian dari program satu juta rumah.

JAKARTA, jktproperty.com –  PT Bank Tabungan Negara (BTN) fasilitasi bantuan pembiayaan pembangunan rumah untuk karyawan Lion Air Group. Hal tersebut ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerjasama oleh Direktur Bank BTN Maryono, Direktur Utama Lion Air Group Edward Sirait, dan Direktur PT Bintang Energi Lestari Ishak yang bakal menjadi pengembang perumahan karyawan Lion Air Group.

Maryono mengatakan rencana pembangunan 4.000 unit rumah untuk pegawai Lion Group yang akan dibangun di kawasan Lebak, Banten merupakan komitmen dalam mewujudkan program satu juta rumah. “Jadi ini ada MOU dua belah pihak dengan PT Bintang dan Lion. Di mana BTN membiayai kredit untuk pembangunan rumah kepada sinergi,” ungkap Maryono saat ditemui di Menara BTN, Kamis (8/3).

Pada tahap awal BTN akan mengucurkan biaya sebesar Rp 300 miliar dan nantinya akan diterapkan skema pembiayaan subsidi dan non subsidi.

Sementara itu, Direktur Lion Group Edward Sirait mengatakan seluruh pegawai Lion Group bisa mendapatkan kredit perumahan rakyat (KPR) asalkan memenuhi persyaratan pengajuan kredit. “Semua punya kesempatan selama mereka memenuhi persyaratan, apakah mereka layak menerima kredit dan memperoleh perumahan seperti apa, yang nantinya dicek ke lembaga keuangan,” ungkap Edward.

Saat ini dari total 29.000 karyawan PT Lion Group, sebanyak 8.000 karyawan menyatakan minat untuk membeli rumah di tersebut. “Yang mau ambil tahap awalnya kurang-lebih 4 ribu rumah dulu, dari karyawan kita yang ada di Jakarta. Namun, itu kita harapkan tahun depan sudah selesai,” ujarnya. Untuk tahap awal, perumahan ini memang disediakan khusus bagi karyawan Lion Air. Nantinya akan ada tambahan untuk segmen-segmen lain.

Sebagai pengembang, Direktur BEL Ishak menjelaskan rumah yang akan dibangun terdiri dari berbagai tipe, karena pegawai Lion Air yang akan menempati rumah ini berasal dari berbagai kalangan. Mulai dari yang kelas gajinya sekitar Rp 4 juta sebulan, hingga yang bergaji besar seperti pilot atau pramugari.

“Makanya, kami bangun tipenya 27, 36, 40-90, 80-102. Jadi ada yg dua lantai juga,” ujarnya. Dia menargetkan dalam dua tahun ke depan sudah menggarap 15 ribu unit rumah tambahan.

Ishak mengatakan harga rumahnya dijual mulai dari yang paling murah berharga Rp 117 juta per unit hingga termahal Rp 350 juta per unit, tergantung dari tipe rumah yang dipilih oleh karyawan Lion Air. “Sampai ke Rp 350 juta yang tipenya besar, yang empat kamar,” ujar Ishak. (PIT)