Jumat, 10/04/2015

BTN Dukung Penuh Program Pembangunan Sejuta Rumah

-jktproperty.com
Share on: 2183 Views
BTN Dukung Penuh Program Pembangunan Sejuta Rumah
Foto: Ilustrasi
PROGRAM SEJUTA RUMAH: pembangunan satu juta rumah akan mengurangi kekurangan rumah (backlog) yang jumlahnya kini mencapai 13,5 juta unit

BOGOR, jktproperty.com – Meskipun banyak pihak meragukan program pembangunan sejuta rumah yang dicanangkan pemerintah, Bank BTN menegaskan akan mendukung penuh rencana pemerintah tersebut.

Dirut Bank BTN Maryono mengatakan tanpa harus ditutup-tutupi, program pembangunan satu juta rumah yang dicanangkan pemerintah dan akan mulai dilaksanakan awal Mei 2015 disangsikan banyak pihak lantaran ketidakjelasan mengenai ketersediaan lahan dan dananya, tidak ada alasan bagi Bank BTN untuk tidak mendukung program yang sejalan dengan misi Bank BTN.

“Apapun dan bagaimana pun kondisinya, program pembangunan sejuta rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah harus didukung untuk memenuhi hunian masyarakat kelas bawah,” ujarnya.

Menurut dia, pembangunan satu juta rumah akan mengurangi kekurangan rumah (backlog) yang jumlahnya kini mencapai 13,5 juta unit. “Itu belum termasuk kebutuhan rumah baru yang jumlahnya mencapai 400.000 per tahun. Makanya program satu juta rumah ini harus berkelanjutan karena pembangunan rumah itu butuh proses. Ini tugas bersama para stakeholder dan kita harus bersinergi untuk mewujudkannya,” katanya.

Dia mengatakan hal itu pada acara diskusi yang diselenggarakan Forum Wartawan Perumahan Rakyat (Forwapera) di Bogor, Jumat (10/4) yang mengambil tema “Sinergi untuk Mendorong Percepatan Program Pembangunan Sejuta Rumah”.

Lebih lanjut Maryono mengatakan di tengah keraguan mengenai program ini, optimisme untuk mewujudkan program yang sangat strategis itu perlu terus dijaga. Dia mengambil ilustrasi di dunia penerbangan dimana pada 10 tahun yang lalu hanya orang-orang mampu dan kaya saja yang bisa naik pesawat.

“Namun dengan konsep low cost carrier, biaya terbang menjadi murah dan berbagai segmen masyarakat bisa naik pesawat. Hal ini perlu diwujudkan di sektor perumahan karena rumah merupakan salah satu kebutuhan pokok. Jadi kalau di bisnis penerbangan ada istilah everybody can fly, kita juga harus wujudkan everybody can have they own house, setiap orang harus bisa punya rumah, makanya program ini harus kita dukung,” ujar Maryono. (DHP)