Jumat, 19/09/2014

BSD Targetkan Tambahan Marketing Sales Rp3 Triliun Akhir 2014

-jktproperty.com
Share on: 596 Views
BSD Targetkan Tambahan <em>Marketing Sales</em> Rp3 Triliun Akhir 2014
Artist impression: NavaPark BSD
MARKETING SALES: BSD optimistis raih tambahan marketing sales Rp3 triliun dari penjualan beberapa proyek properti andalannya salah satunya adalah NavaPark. NavaPark merupakan kawasan hunian eksklusif berkonsep resor internasional yang menawarkan lingkungan hijau dengan fitur waterfront yang tertata rapi dan menyatu dengan alam. Dirancang oleh Masterplanner global, AECOM, NavaPark dilengkapi ruang terbuka hijau yang terbagi dalam tiga bagian: Riverfront Green Belt dengan luas 3 hektar, Botanical Park (7,4 hektar), dan Neighborhood Park, area hijau di dalam cluster hunian.

JAKARTA, jktproperty.com – PT Bumi Serpong Damai Tbk., pengembang kawasan kota mandiri BSD City, menargetkan tambahan marketing sales sebesar Rp3 triliun sampai dengan akhir tahun ini. Proyek kawasan premium kerjasama dengan Hong Kong Land digadang-gadang akan memberikan kontribusi besar pada marketing sales BSD tahun ini.

Direktur dan Sekretaris Perusahaan PT Bumi Serpong Damai Tbk. Hermawan Wijaya dalam siaran persnya mengungkapkan untuk mendukung target tersebut pada Agustus lalu  BSD telah menjalin kerjasama dengan mitra strategis Hong Kong Land untuk mengembangkan kawasan hunian premium NavaPark seluas 68 hektar, dimana di sini akan dibangun residensial premium, kondominium, commercial mixed-use dengan konsep water front resort. Selain itu, kawasan ini juga akan dilengkapi dengan NavaPark Country Club seluas 2,4 hektar sebagai titik utama di kawasan.

NavaPark menawarkan hunian premium dan menjadi lokasi utama di BSD City. Harga residensial yang dibangun dengan konsep resor kelas premium tersebut ditawarkan dengan kisaran harga Rp4,5 miliar hingga Rp8,2 miliar per unit. “Kami optimistis target tambahan marketing sales Rp3 triliun akan tercapai,” katanya.

PT Bumi Serpong Damai Tbk. yang tercatat di Bursa Saham Indonesia (BEI) dengan kode BSDE masih memiliki capex sebesar Rp1,2 triliun dari Rp3 triliun capex yang dianggarkan di tahun 2014. Dana tersebut akan digunakan untuk akuisisi tanah, pengembangan proyek dan infrastruktur lingkungan proyek-proyek yang dimiliki oleh Perseroan

“Tahun ini kami menargetkan pra-penjualan sebesar Rp6 triliun, proyek BSD City masih sebagai proyek utama yang memberikan kontribusi terbesar untuk nilai penjualan tersebut. Ditopang pula oleh proyek-proyek baru yang kami siapkan baik itu pulau Jawa maupun di luar Jawa seperti Grand Wisata, Kota Wisata dan Grandcity Balikpapan,” ujarnya.

Hingga paruh pertama 2014, BSDE telah berhasil membukukan nilai pra-penjualan Rp2,7 triliun. Segmen kavling tanah atau land plots pada enam bulan pertama menjadi kontributor terbesar atas pra-penjualan konsolidasi yang mencapai Rp 1,5 triliun atau setara 55% dari total pra-penjualan. Kontributor terbesar kedua adalah segmen perumahan (housing) yang berkontribusi sebesar 32% atau setara Rp861,5 miliar. Kemudian segmen rumah toko (shop-house) menjadi kontributor terbesar ketiga dengan 9% atau Rp236,8 miliar dan segmen strata title serta industrial secara bersama-sama berkontribusi sebesar 2% atau secara berurutan membukukan Rp60,4 miliar dan Rp61,7 miliar. (LEO)