Selasa, 30/09/2014

Blacksteel Garap Semarang City Center & Semarang Expo Center

-jktproperty.com
Share on: 2421 Views
Blacksteel Garap Semarang City Center & Semarang Expo Center
THE PLAZA SORONG: The Blacksteel Group juga membangun tiga proyek properti di Sorong, Papua Barat. Ketiga proyek tersebut akan dibangun secara bertahap, dan diperkirakan menelan investasi Rp600 miliar. Proyek pertama adalah The Plaza Sorong yang direncanakan selesai pada akhir 2014. Di proyek tersebut selain mal juga didirikan sebuah hotel dan juga rumah sakit.

SEMARANG, jktproperty.com – Setelah membangun Jambi City Center di Jambi dan Lombok City Center, sebuah mixed use development di Nusa Tenggara Timur (NTT) dengan investasi Rp1 triliun, The Blacksteel Group kini tengah mempersiapkan dua proyek mixed-use development terbaru di Semarang, Jawa Tengah.

Menurut Elsye Tanihaha , Marketing PR & Business Development Director The BlackSteel Group, mengatakan kedua mixed-use development itu masing-masing adalah adalah Semarang City Center dan Semarang Expo Center. “Proyek properti terpadu itu akan terdiri dari pusat perbelanjaan, hotel dan expo center,” ujarnya.

Satu hal yang menjadi concern pengembang dalam pembangunan properti di Semarang adalah mengenai kemacetan lalu-lintas. Elsye mengatakan The BlackSteel Group mendukung program kenyamanan dan keselamatan berlalu lintas jalan di Semarang.

“Kami mendukung program kenyamanan dan keselamatan berlalu lintas jalan di kota Semarang. Bisnis kami mendukung dan mengikuti setiap kebijakan pemerintah setempat termasuk aturan lalu lintas kota.” ujar Elsye.

Lebih jauh dia mengatakan The Blacksteel Group bertanggung jawab terhadap manajemen berlalu lintas terlebih yang berada di sekitaran lokasi dua properti yang segera dibangun di Semarang.

Sementara itu, Agoes Harmunanto menegaskan perlu Perda AMDAL dalam menata lalu lintas kota agar lebih nyaman. Sekarang, kata dia, banyak pembangunan seperti hotel dan apartemen yang bikin kemacetan karena tak memikirkan analisa mengenai dampak lingkungan (Amdal).

Hingga lima tahun ke depan, Blacksteel Group menargetkan 30 pusat belanja dapat dikembangkan di seluruh Indonesia atau dalam satu tahun akan dibangun sebanyak 5 pusat belanja.

Michael Ryadi, Chief Executive Officer (CEO) Blacksteel Group mengatakan, pihaknya fokus mengembangkan kota-kota di remote area. “Kami fokus pada pengembangan properti pusat perbelanjaan (shopping centre). Karena itu, Blacksteel Group menargetkan pembangunan 17 mal hingga lima tahun ke depan. Saat ini sudah dua mal yang dibangun, yakni Ambon City Centre (ACC) dan Ponorogo City Centre,” katanya.

Proyek di Sorong

Sebelumnya pihak developer juga tengah membangun tiga proyek properti di Sorong, Papua Barat. Ketiga proyek tersebut akan dibangun secara bertahap, dan diperkirakan menelan investasi Rp600 miliar.

Proyek pertama adalah The Plaza Sorong yang direncanakan selesai pada akhir 2014. Di proyek tersebut selain mal juga didirikan sebuah hotel dan juga rumah sakit. Ketiga proyek yang akan digarap itu, akan dikerjakan secara bertahap mulai 2013 lalu. Setelah The Plaza Sorong, Blacksteel Group akan mengerjakan pembangunan Sorong City Center (SCC). Kemudian akan ada satu proyek lagi di daerah kabupaten Sorong.

The Plaza Sorong adalah proyek bangunan high rise tertinggi di kota Sorong yang terdiri dari 14 lantai, Properti yang berada di kota Sorong itu terdiri dari mal, Hotel Aryaduta, retal Hypermart, serta Rumah Sakit Siloam. (BAR)