Jumat, 22/05/2015

BI Akan Longgarkan Ketentuan LTV untuk Dongkrak Perekonomian

-jktproperty.com
Share on: 1171 Views
BI Akan Longgarkan Ketentuan LTV untuk Dongkrak Perekonomian
Ilustrasi
LOUAN LTV: BI akan melakukan pelonggaran uang muka LTV atau down payment (DP) kredit kepemilikan KPR sebesar 10% dari besaran uang muka sebelumnya sebesar 30%-50%. Hal ini diberikan khususnya pada masyarakat yang baru memiliki rumah.

JAKARTA, jktproperty.com – Bank Indonesia (BI) diketahui berencana melonggarkan ketentuan loan to value (LTV) untuk Kredit Kepemilikan Rumah (KPR) serta untuk Kredit Kendaraan Bermotor (KKB). Sementara pihak Otoritas Jasa Keuangan (OJK) disebut-sebut telah menyetujui hal itu.

“Antara BI dan OJK sebenarnya sudah sepakat tetapi saya perkirakan Juni [bulan depan] itu baru keluar peraturan Bank Indonesia yang mengukuhkan itu,” ujar Gubernur BI Agus Martowardojo di Gedung BI, Jakarta, hari ini.

Sekadar informasi, BI akan melonggarkan aturan rasio pinjaman terhadap aset (loan to value/LTV) atas KPR. Untuk kepemilikan rumah pertama, plafon perbankan dinaikkan 10% menjadi 90% dari nilai aset sehingga otomatis uang muka yang harus ditanggung konsumen turun menjadi 10%.

Pelonggaran tersebut, dilakukan untuk memberi dorongan agar perekonomian nasional bergeliat. Sejauh ini, LTV dipatok maksimal 70% dari nilai yang dibiayai. Dengan kata lain, konsumen minimal harus membayar uang muka sebesar 30% dari harga properti yang akan dibeli.

“Secara umum kita sudah dengar bahwa di LTV itu nanti jumlah yang bisa dibiayai itu meningkat dari yang 70% menjadi 80%. Jadi jumlah yang bisa dibiayai itu 80% dengan down payment 20%,” tuturnya. (EKA)