Senin, 15/06/2015

Benamkan US$10 Juta, Bekasi Fajar Ekspansi ke Bisnis Hotel

-jktproperty.com
Share on: Facebook 2057 Views
Benamkan US$10 Juta, Bekasi Fajar Ekspansi ke Bisnis Hotel
Foto: Isitimewa
HOTEL ENSO: Komisaris PT Bekasi Fajar Industrial Estate Alex Hungkang Sutedja (kanan) dan Herbudianto (dua kanan) Presiden Direktur PT Bekasi Fajar Industrial Estate Yoshihiro Kobi (tengah) Komisaris Utama PT Bekasi Fajar Industrial Estate Mazuki Usman (dua kiri) bersama Direktur PT Bekasi Fajar Industrial Estate Erick Wihardja (kiri) berbicang pada saat peletakan batu pertama pembangunan hotel ENSO di Cikarang, Bekasi, Senin (15/06/2015).

BEKASI, jktproperty.com – Membenamkan investasi US$10 juta, mulai tahun ini PT Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk (BEST) melakukan ekspansi ke bisnis hotel. Perseroan berharap bisnis hotel ini akan memberikan kontribusi sekitar 10% dari total pendapatan perusahaan.

Presiden Direktur dan CEO BEST Yoshihiro Kobi mengatakan Hotel Enso merupakan hotel pertama yang dibangun perusahaan dan merupakan hotel berbintang 3,5. Hotel ini akan memiliki 200 kamar dengan luas 7.850 m2. “Pembangunannya dijadwalkan selesai September 2016. “Hotel Enso akan berfokus pada pengalaman tidur yang nyenyak, kesegaran tubuh melalui refreshing shower dan fasilitas seperti restoran ekslusif, bar dan sarana relaksasi,” katanya usai peletakan batu pertama pembangunan Hotel Enso di Kawasan Industri MM2100 di Cibitung, Bekasi.

Kobi berharap bisnis hotel perseroan ini akan memberikan kontribusi sekitar 10% dari total pendapatan perusahaan. Adapun setelah beroperasional Hotel Enso ditargetkan sebesar US$3,5-US$4 juta. “Room rate-nya karena ini bintang 3,5, harganya sekitar Rp700.000-Rp800.000 per malam. Untuk tamu hotel kami targetkan pebisnis dari Jepang yang sering berbisnis di daerah ini,” ungkap dia.

Lebih lanjut dia mengungkapkan, selain hotel perseroan juga akan membangun perkantoran di lokasi yang sama. Sedangkan dana investasi yang dianggarkan juga mencapai US$10 juta. “Jadi total dana investasi untuk pembangunan hotel dan perkantoran mencapai US$20 juta,” paparnya.

Kobi menuturkan, dana investasi pembangunan hotel dan perkantoran sudah dianggarkan dalam belanja modal perseroan tahun ini yang mencapai US$60 juta. Dana tersebut sebagian diambil dari hasil pinjaman sindikasi yang diperolehan perseroan dari beberapa bank. (PIT)