Senin, 05/01/2015

Beli Aset Tanah, Wika Segera Bangun Apartemen di Surabaya

-jktproperty.com
Share on: 766 Views
Beli Aset Tanah, Wika Segera Bangun Apartemen di Surabaya
Ilustrasi
RENCANA EKSPANSI WIKA: PT Wijaya Karya Tbk membeli aset PT Boma Bisma Indra (BBI) berupa tanah seluas 10.825 m2 yang berlokasi di Jalan Ngagel No. 155-157, Wonokromo, Surabaya, Jawa Timur, senilai Rp86,01 miliar. Nantinya lahan ini akan digarap oleh anak perusahaan Wika, Wika Realty, untuk dibangun tiga tower apartemen dan kondotel.

JAKARTA, jktproperty.com – PT Wijaya Karya Tbk. tahun ini memastikan akan melakukan ekspansi ke Surabaya dengan membangun apartemen dan kondominium hotel (kondotel) pasca pembelian aset tanah dari PT Boma Bisma Indra.

Direktur Utama Wika Realty Budi Saddewa Soediro mengatakan tanah seluas 10.825 m2 yang berlokasi di Jalan Ngagel No. 155-157, Wonokromo, Surabaya, Jawa Timur, dibeli dari PT Boma senilai Rp86,01 milyar. “Nantinya lahan ini akan dikembangkan anak perusahaan Wika, Wika Realty, untuk dibangun tiga tower apartemen dan kondotel,” katanya.

Menurut dia, pembelian tanah itu akan digunakan sebagai pengembangan usaha di Wika Group, makanya  akan kami bangun dua tower apartemen dan satu tower kondotel,” katanya.

Lebih lanjut dia mengatakan transaksi jual beli aset tanah itu dilakukan 24 Desember 2014 lalu dan tercantum dalam Akta Jual Beli No. 47/2014 dan No. 48/2014. Aset yang dibeli berupa tanah dan bangunan bekas pabrik tersebut juga telah dilaporkan kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) per tanggal 30 Desember terkait dengan keterbukaan informasi sebagai perusahaan BUMN.

Untuk pengembangan bisnis yang lainnya, Wika juga telah mengambil peran untuk program pembangunan listrik 35 ribu megawatt (MW) yang akan ditenderkan oleh pemerintah dalam waktu dekat. Wika juga telah menargetkan pertumbuhan mencapai 20% dibandingkan tahun 2014.

Suntikan Modal

Sementara itu, awal 2015 ini PT Wijaya Karya Tbk melakukan peningkatan modal disetor senilai total Rp300 miliar kepada Wika Realty, untuk mendukung pertumbuhan anak usahanya tersebut.

Menurut Direktur Utama WIKA Bintang Perbowo, peningkatan modal tersebut senilai total Rp300 miliar akan dilakukan secara bertahap, yaitu Rp150 miliar pada 2014 dan Rp150 miiar di 2015. “Seluruh pemegang saham Wika Realty telah menyetujui untuk mengambil bagian atas peningkatan modal secara proporsional terhadap kepemilikan saham masing-masing pemegang saham dalam Wika Realty,” katanya dalam keterangan tertulis di Bursa Efek Indonesia.

Dia mengatakan adanya transaksi afiliasi ini akan menambah kepemilikan penyertaan modal Wika kepada Wika Realty yang berdampak pada peningkatan deviden dikemudian hari. Bagi Wika Realty, penambahan modal ini akan berguna untuk menambah ekuitas dan menurunkan debt equity ratio, meningkatkan jaminan pinjaman, menambah kas dan modal serta meningkatkan kemampuan investasi untuk menambah recurring income dan meningkatkan perolehan kontrak baru.

Selain itu untuk memperkuat struktur permodalan sehingga dapat meningkatkan potensi perusahaan untuk mendapatkan tambahan pendanaan dari pihak ketiga serta menumbuhkan kinerja yang lebih baik setelah penambahan modal dari Wika. Sebelumnya, WIKA memiliki kepemilikan saham di Wika Realty sebesar 85,26%, sisanya dimiliki Koperasi Karya Mitra Satya sebesar 13,90% dan Yayasan Wika sebesar 0,84%. Saat ini Wika Realty sedang mengembangkan sembilan kawasan landed house dan 12 proyek high rise yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia yakni di Sulawesi, Kalimantan, Jawa, Bali dan Sumatera.

Wika Realty juga memiliki unit usaha bidang property management berupa pengelolaan klub olah raga, perkantoran, perhotelan, apartemen serta kawasan industri dan unit usaha bidang konstruksi yang saat ini lebih difokuskan untuk menangani proyek-proyek high rise yang sedang dikembangkan. (GUN)