Jumat, 27/10/2017

Bank Indonesia Kaji Penerapan LTV Berdasarkan Wilayah

-jktproperty.com
Share on: 1898 Views
Bank Indonesia Kaji Penerapan LTV Berdasarkan Wilayah
Ilustrasi
KEBIJAKAN LTV: Bank Indonesia (BI) diketahu tengah mengkaji kebijakan loan to value (LTV) kredit pemilikan rumah (KPR) secara spasial atau penerapan per wilayah mengingat potensi kredit sektor perumahan di setiap wilayah berbeda.

JAKARTA, jktproperty.com – Bank Indonesia (BI) diketahui tengah mengkaji kebijakan loan to value (LTV) kredit pemilikan rumah (KPR) secara spasial. Kebijakan LTV secara spasial ini akan diterapkan per wilayah mengingat potensi kredit sektor perumahan di setiap wilayah berbeda.

Menurut Deputi Gubernur BI Perry Warjiyo, esensi kebijakan LTV spasial ini adalah untuk mendorong kredit perumahan. Dia menjelaskan pada 2015 BI sudah dua kali melakukan relaksasi untuk kebijakan LTV secara nasional. “Potensi kredit di sektor perumahan di setiap wilayah atau provinsi berbeda-beda, hasil kajian yang kami lakukan memang untuk mendorong kredit [KPR],” katanya di Jakarta, Jumat (27/10).

Dia mengatakan LTV spasial ini nantinya bisa diberlakukan di sejumlah daerah yang kredit perumahannya terlalu rendah. Nantinya BI akan melihat sejumlah indikator untuk menentukan pertumbuhan kredit, mulai dari produk domestik bruto (PDB). “Memang ada provinsi yang kreditnya terlalu rendah meskipun sudah diberikan relaksasi. Makanya dengan kebijakan ini diharapkan bisa menambah pelonggaran di daerah tersebut.”

Selanjutnya, dia mengatakan relaksasi akan diberikan untuk provinsi yang memiliki harga rumah yang terlalu rendah. Hal ini akan dihitung dari tren dan fundamental daerah tersebut. Menurut dia, ada juga wilayah yang kreditnya rendah lalu bubble. Relaksasi juga akan berlaku untuk wilayah yang memiliki rasio kredit bermasalah/NPL yang baik. Perry mengatakan, pemetaan provinsi-provinsi tersebut sedang difinalisasi dan diajukan ke rapat dewan gubernur. (EKA)