Kamis, 04/05/2017

Bangun Kota Baru Meikarta di Poros Jakarta-Bandung Lippo Siapkan Rp278 Triliun

-jktproperty.com
Share on: 950 Views
Bangun Kota Baru Meikarta di Poros Jakarta-Bandung Lippo Siapkan Rp278 Triliun
Foto: ist
KOTA BARU MEIKARTA LIPPO- Grup Lippo mengumumkan rencananya untuk membangun kota mandiri berskala internasional dengan investasi mencapai Rp278 triliun di koridor Jakarta-Bandung. Kota baru dengan nama Meikarta itu akan menjadi proyek yang menghabiskan investasi terbesar bagi Lippo sejak perusahaan didirikan.

JAKARTA, jktproperty.com – Grup Lippo mengumumkan rencananya untuk membangun kota mandiri berskala internasional dengan investasi mencapai Rp278 triliun di koridor Jakarta-Bandung. Kota baru dengan nama Meikarta itu akan menjadi proyek yang menghabiskan investasi terbesar bagi Lippo sejak perusahaan didirikan.

Melalui Meikarta, Lippo ingin memanfaatkan pusat ekonomi nasional di kawasan Jakarta, Bogor, Tangerang, Bekasi, hingga Bandung. Untuk mendapatkan Rp278 triliun, Lippo akan menggunakan keuangan dari internal, dan dukungan kemitraan investasi dengan Mitsubishi, Toyota, dan Sanko Soflan yang sudah memulai pengembangan awal.

Lippo mencatat sekitar 60% ekonomi nasional berada di kawasan Jakarta, Bogor, Tangerang, Bekasi, hingga Bandung. Dari jumlah tersebut, 70% pergerakan ekonomi ada di pusat Bekasi—Cikarang, dengan jumlah penduduk diperkirakan akan mencapai 15 juta orang dalam 20 tahun mendatang.

“Kota raksasa modern Meikarta berada di tengah koridor Jakarta-Bandung, dan dikelilingi oleh beberapa kota baru lain seperti Lippo Cikarang, Jababeka, dan MM2100,” demikian siaran pers Grup Lippo, Kamis (4/5).

Lippo mengklaim pengembangan tahap pertama Meikarta telah dirancang sejak 2014, dan pekerjaan fisiknya sudah dimulai pada Januari 2016. Pada tahap itu, perusahaan membangun 100 gedung pencakar langit yang memiliki 35—46 lantai. Dari 100 gedung yang dibangun pada tahap pertama, setengah atau 50 gedung di antaranya diperkirakan akan siap huni pada Desember 2018. Perusahaan juga membangun 250.000 perumahan yang dapat menampung lebih dari 1 juta komunitas perkotaan.

“Lippo akan memasarkan launchingpenjualan perumahan pada Gebyar Akbar di Maxx Box, Orange County, Lippo Cikarang. Diperkirakan penjualan akan mencapai 3.000—5.000 unit per hari,” ujarnya.

Tahap pertama di rencanakan selesai dalam waktu 3 tahun walaupun akan mulai dihuni Desember 2018. Meikarta dikelola dengan prinsip visi, keberanian, pengelolaan solid, kecepatan dan sistem keuangan yang sehat.

Saat ini, harga produk properti di sekitar koridor Bekasi—Cikarang mencapai Rp18 juta—Rp20 juta per m2. Perusahaan akan menawarkan produknya dengan harga di bawah Rp12,5 juta per m2, serta kredit kepemilikan rumah atau apartemen selama 20—25 tahun dengan suku bunga 8,25%.

Presiden Meikarta Ketut Budi Widjaja memaparkan, lokasi kota raksasa modern itu berada di jantung ekonomi Indonesia di koridor Jakarta-Bandung, dengan dikelilingi beberapa kota baru, seperti Lippo Cikarang, Jababeka, dan MM2100. Peluncuran penjualan Meikarta akan dilakukan secara resmi pada Sabtu, 13 Mei 2017.

Ia mengatakan, kawasan tersebut merupakan pusat industrialisasi Indonesia yang setiap tahun memproduksi lebih dari satu juta mobil, sepuluh juta motor, serta jutaan kulkas, TV, dan alat-alat rumah tangga. Ribuan perusahaan raksasa nasional dan multinasional membangun pabrik dan basis bisnisnya di koridor ini, dengan didukung ratusan ribu staf dan karyawan kantor serta jutaan pekerja. Perusahaan tersebut, antara lain, Astra, Honda, Toyota, Suzuki, Mitsubishi, Isuzu, Panasonic, Toshiba, Hankook, dan Samsung.

“Kota Meikarta berada di tengah-tengah koridor Jakarta-Bandung dan dikelilingi beberapa kota baru, seperti Lippo Cikarang dan Jababeka. Sekitar 60 persen ekonomi nasional berada di kawasan Jakarta-Botabek-Bandung, dengan 70 persennya berada di pusat Bekasi-Cikarang yang penduduknya mencapai 15 juta dalam 20 tahun ke depan. Berarti, di sinilah pusat perekonomian Indonesia,” katanya.

Meikarta dan sekitarnya berpotensi nyata menjadi kota terpenting di Indonesia dan pusat industri manufaktur negeri ini, seperti Shenzhen yang merupakan pusat industri di Tiongkok. Pemerintah Indonesia pun sudah mulai bergerak cepat membangun beberapa infrastruktur penting di kawasan tersebut. Infrastruktur yang dibangun adalah bandara baru Kertajati International Airport senilai Rp 23 triliun, proyek kereta api cepat Jakarta-Bekasi-Cikarang-Bandung dengan investasi Rp 65 triliun, Patimban Deep Seaport senilai Rp 40 triliun, serta Tol Jakarta-Cikampek Elevated Highway senilai Rp 16 triliun.

Selain itu, lanjut Ketut, ada pembangunan APM Monorail yang menyatukan tujuh kota baru di sekitar Meikarta. “Ini pembangunan untuk menjadikan koridor Jakarta-Bekasi-Cikarang-Bandung sebagai Shenzhen-nya Indonesia dan pusat ekonomi terpenting di Tanah Air. Pemerintah mencukupi segala kebutuhan infrastruktur dasar menunjang pembangunan tersebut,” kata Ketut.

100 Gedung Pencakar Langit
Ketut menjelaskan, Meikarta sudah mulai membangun 250.000 perumahan di Cikarang dalam tahap pertama yang akan langsung menampung lebih dari satu juta komunitas perkotaan. Tahap pertama proyek akan diselesaikan dalam waktu sekitar tiga tahun.

Pembangunan Meikarta seluas 22 juta m2 tersebut sudah dirancang sejak 2014 dan pekerjaan fisik sudah dimulai sejak Januari 2016, dengan membangun sampai 100 gedung pencakar langit yang masing-masing memiliki 35-46 lantai.

Dalam kawasan Meikarta ini akan dibangun tujuh pusat perbelanjaan dengan luas total 1,5 juta m2, pusat kesehatan dan rumah sakit internasional, pusat keuangan internasional, 10 hotel internasional berbintang lima, perpustakaan nasional, opera theatre and art centre, 100 SD internasional dan sekolah nasional plus, 50 SMP, SMA nasional, dan internasional, serta tiga universitas nasional, pusat riset industri, international exhibition centre, dan Indonesian Silicon Valley. Kota ini juga akan dilengkapi innovative infrastructure & transportation, high tech CBD & research hub, business & commercial hub, green sustainable living, serta center for the arts, culture & education.

Sementara itu, harga pasar tanah di sekitar koridor Bekasi-Cikarang saat ini Rp 18 juta-20 juta per m2. Namun, Meikarta akan memberikan potongan harga besar-besaran 50 persen, dengan terobosan harga di bawah Rp 12,5 juta per m2 dan disertai dengan kredit pemilikan rumah/apartemen 20-25 tahun, dengan bunga dimulai dari 8,25 persen. Pembeli bisa membayar booking fee hanya Rp 2 juta dan selanjutnya uang muka sebesar 10 persen.

“Meikarta menjamin, ini investasi hunian terbaik di Asia Tenggara, dengan investasi masif di infrastruktur dan fasilitas yang dibangun. Kami senang mendapatkan dukungan pemda dan berkesempatan ikut membangun sesuatu yang unik bagi bangsa dan masyarakat kita,” imbuh Ketut.

Lippo Group merupakan salah satu kelompok usaha nasional terkemuka di Indonesia yang telah berbakti secara konsisten selama 67 tahun melalui 112.000 staf dan karyawan. Grup ini melayani lebih dari 60 juta nasabah dan pelanggan.

Menanggapi kehadiran proyek tersebut, Presiden Lippo Group, Theo Sambuaga menyatakan,”Meikarta merupakan pembangunan bangsa yang memperhatikan peningkatan standar hidup yang baru. Kami bangga, tim kita sendiri mampu mempersembahkan konsep baru yang dinamis.”

Sementara itu, tokoh nasional Ginanjar Kartasasmita mengapresiasi terobosan baru yang dipelopori Lippo Group. Ia menyambut positif keberanian Lippo untuk melakukan investasi yang nilainya sangat besar itu.

Sedangkan pengamat ekonomi Didik Rachbini mengatakan proyek Lippo tersebut menciptakan lapangan kerja yang luas. “Di tengah kelesuan ekonomi global dan regional dan rendahnya semangat berinvestasi, Lippo sekali lagi hadir menciptakan ide-ide baru, serta ketekunan terus membangun di dalam negeri dan menciptakan lapangan kerja yang meluas,” ucapnya. (EKA)