Jumat, 16/11/2012

Anton Sitorus: “Harga Tanah di CBD Jakarta Selangit”

-jktproperty.com
Share on: 594 Views
Anton Sitorus: “Harga Tanah di CBD Jakarta Selangit”

JAKARTA: Permintaan lahan di kawasan central business district (CBD) Jakarta sangat tinggi, namun harga selangit yang ditawarkan pemilik tanah membuat calon pembeli mengurungkan niat membeli tanah di CBD. Padahal, banyak di antara investor yang merencanakan membangun perkantoran baru dan terpaksa urung karena harga sudah di atas daya beli investor.

Berdasarkan pemantauan Jones Lang LaSalle Indonesia, rata-rata kenaikan harga tanah di kawasan ‘segitiga emas’ Jakarta mencapai 50% per tahun. “Tren kenaikan harga tanah yang selangit ini terjadi dalam tiga tahun terakhir,” ujar Anton Sitorus, Head of Research Jones Lang LaSalle Indonesia.

Para pemilik tanah, demikian Anton, sepertinya tidak mau atau belum mau menjual tanah mereka saat ini, sehingga mereka mematok harga tanah selangit. “Padahal investor yang mau membangun perkantoran di CBD sangat banyak, tapi harga tanahnya gila-gilaan, di atas kemampuan daya beli investor.”

Harga lahan di CBD Jakarta, terutama di kawasan Sudirman saat tercatat mencapai US$7.000 per m2 atau sekira Rp66,5 juta per m2 (dengan kurs Rp9.500 per USD). (PIT)