Selasa, 06/01/2015

Ali Tranghanda: “Pasar Properti 2015 Masuki Titik Terendah”

-jktproperty.com
Share on: 745 Views
Ali Tranghanda: “Pasar Properti 2015 Masuki Titik Terendah”
Ali Tranghanda

JAKARTA, jktproperty.com – Pengamat Properti dari Indonesia Property Watch (IPW) Ali Tranghanda mengingatkan kepada semua pelaku bisnis properti untuk berhati-hati dalam menjalankan bisnisnya di 2015 ini. Hal itu disebabkan karena tahun iniĀ industri properti akan melewati masa-masa terendah karena berbagai macam faktor.

“Para pelaku bisnis properti akan dihadapkan pada titik terendah pasar properti. Pengembang seyogyanya tidak kehilangan akal untuk dapat beradu strategi di tahun yang sulit ini,” katanya.

Menurut ALi, ada beberapa hal yang harus diperhatikan oleh para pelaku properti di 2015. Pertama, pengembang harus menyiapkan cash flow proyek untuk yang telah terlanjur diluncurkan haruslah lebih solid karena akan dihadapkan pada penurunan penjualan proyeknya. Kedua, suku bunga konstruksi yang tinggi. “Kenaikan suku bunga konstruksi ini diprediksi akan memberikan tekanan di samping naiknya bahan bangunan,” tutur Ali.

Faktor lainnya adalah soal daya beli. Menurutnya,meskipun pasar masih menyimpan daya beli namun saat itu diperkirakan keputusan pembelian properti akan lebih selektif untuk proyek-proyek yang masih memberikan aspek fungsional dan bukan sebagai spekulasi, karenanya proyek-proyek yang unik dan mempunyai konsep jelas yang akan bertahan.

Keempat adalah terkait suku bunga KPR yang berada di kisaran 13%-14%. Suku bunga KPR yang dianggap tinggi ini diprediksi akan membuat end-user berpikir dua kali untuk membeli properti dengan kredit karenanya nafas panjang pengembang kembali diuji dengan strategi pembayaran cicilan bertahap.

“Faktor-faktor itulah yang harus benar-benar dipertimbangkan pengembang. Juga untuk jadwal launching proyek, pengembang mesti memperhitungkan masak-masak timing untuk lanching proyek propertinya.” (PIT)